Pasang

Jadwal Pilkades Serentak 2021 di Sumenep Belum Pasti

  • Bagikan
BELUM PASTI: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, saat memberikan keterangan (Edy Mufti - Sinergi Madura)

SUMENEP, SINERGI MADURA – Jadwal pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2021 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, belum ada kepastian.

Hal ini akibat status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk kabupaten ujung timur Pulau Madura turun dari level 2 menjadi 3 sejak 5 Oktober kemarin.

Pasang

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Moh Ramli menyampaikan, penundaan jadwal Pilkades mengacu kepada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 47 Tahun 2021.

“Ketika di level 2 kita semangat semuanya untuk melaksanakan Pilkades serentak, akan tetapi di saat turun ke level 3 maka ada pertimbangan lagi,” ucapnya, Rabu (6/10/2021).

Selain itu, lanjut dia, Bupati Sumenep juga belum menentukan jadwal Pilkades serentak akibat penurunan level ini, sementara jadwal tersebut ada di kewenangan Bupati. Dalam hal ini Bupati tidak akan mengambil langkah sewenang-wenang dan akan tetap memperhatikan rekomendasi dari panitia pemilihan di tingkat kabupaten.

Baca Juga: Begini Penjelasan Gus Qusyairi soal Rabu Wekasan

“Ketentuan status level di Inmendagri terbaru justru indikatornya sangat erat kaitannya dengan masalah capaian vaksinasi, hal menjadi pertimbangan akhir tim kabupaten untuk memberikan rekomendasi kepada Bupati,” jelasnya.

Sebenarnya, lanjut Ramli, tim kabupaten melalui Surat Bupati telah berupaya melakukan konsultasi ke Kemendagri lewat pernyataan tertulis bahwa Sumenep sudah bisa menggelar Pilkades pada 12 Oktober 2021 dengan catatan wajib mematuhi protokol kesehatan (Prokes) serta PPKM tidak di posisi level 4.

“Pada 12 Oktober 2021, Itu disetujui, tapi karena ada catatan harus memperhatikan dinamika perkembangan COVID-19, sekarang dinamikanya justru menjadi pertimbangan yang mengkhawatirkan,” ucap dia.

“Pilkades serentak tidak mempermasalahkan vaksin, karena dikunci dengan ketentuan level. Sedangkan level PPKM indikator utamanya adalah capaian vaksin, dengan ini kapan Pilkades serentak akan digelar juga belum diketahui,” tandasnya.


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *