Jajakan PSK ke Pria Hidung Belang, Janda di Sumenep Diringkus Polisi

Jajakan PSK ke Pria Hidung Belang, Janda di Sumenep Diringkus Polisi
Tersangka EAA saat digelandang Polres Sumenep (Subaidi - Sinergi Madura)

SUMENEP, SINERGI MADURA - Seorang janda satu anak, berinisial EAA (30) warga Kecamatan Kota Sumenep, Jawa Timur ditangkap polisi lantaran diduga menawarkan pekerja seks komersial (PSK) melalui WhatsApp kepada pria hidung belang.

"Tersangka sebagai muncikari," terang Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Dhani Rahadian Basuki, saat jumpa pers bersama awak media, Rabu (20/1/2021).

Dia menjelaskan, muncikari cantik itu ditangkap setelah adanya laporan polisi nomor: LP-A/1/I//RES.1.24/2021/Reskrim/SPKT Polres Sumenep tanggal 12 Januari 2021. 

"Tersangka EAA diamankan di rumahnya setelah melalui pengembangan kasus penggerebekan pelacuran di rumah kos Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Sumenep," beber Dhani.

Baca Juga: Kafe Ayoka Ditutup Tim Gabungan, Satpol PP Minta Pengelola Lakukan Ini

Menurutnya, tersangka EAA mengaku menjadi muncikari dengan dalih untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Tarifnya Rp 500.000 untuk satu orang PSK. Sedangkan mucikarinya mendapatkan komisi Rp 200.000," sebutnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, EAA sudah menjalankan bisnis esek-esek itu sekitar sebulan yang lalu. "Dari pengakuannya perempuan yang dijajakan itu lumayan banyak. Kita tidak menyebutkan itu karena mereka sebagai korban. Kami fokus pada tindak pidananya saja,” ujarnya. 

Barang bukti yang diamankan polisi di antaranya tiga unit handphone berbagai merek yang diduga menjadi alat komunikasi untuk mencari pria hidung belang dan mempertemukan dengan korban. Selain itu uang tunai sebesar Rp. 700 ribu yang diduga hasil transaksi sebagai muncikari.

"Tersangka dijerat Pasal 296/506 KUHP dengan ancaman hukuman satu tahun empat bulan," tandasnya. (bd/an/fd)


(*)