Pasang

Kabar Baik untuk Para Pelaku UMKM Madura, Kemenkumham Jatim Siapkan Fasilitas Gratis di BG Junction Surabaya

  • Bagikan
Kabar-Baik-untuk-Para-Pelaku-UMKM-Madura,-Kemenkumham-Jatim-Siapkan-Fasilitas-Gratis-di-BG-Junction-Surabaya
BERBAJU ADAT: Kakanwil Kemenkum Jatim, Krismono, saat diwawancara sejumlah wartawan (Ainur Rizky - Sinergi Pamekasan)

JATIM, SINERGI MADURA – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Timur
mempersiapkan beberapa fasilitas gratis bagi para pelaku UMKM Madura.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Krismono kepada sejumlah wartawan, Senin (25/10/2021).

Pasang

Fasilitas gratis tersebut berupa Pendaftaran Merek dan Perseroan Perorangan. Dalam hal ini, Kanwil Kemenkumham Jatim bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Khusus untuk pendaftaran merek gratis, kami menggandeng Pemkot Surabaya yang selama ini aktif memfasilitasi UMKM di Kota Pahlawan,” katanya.

Masyarakat Madura secara khusus, dan pelaku UMKM di Jawa Timur secara umum, bisa mendapatkan layanan ini di Legal Expo Hari Dharma Karya Dhika 2021 Jatim yang digelar di BG Junction, Surabaya pada tanggal 25-26 Oktober 2021.

Kakanwil Krismono menyebutkan, bahwa fasilitas ini diberikan dalam rangka memperingati hari jadi Kemenkumham atau Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) Tahun 2021.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah mempersiapkan fasilitas free PNBP bagi seluruh masyarakat Jatim yang ingin mendaftarkan usaha perseroan perorangan.

Di BG Junction Surabaya, masyarakat Jawa Timur menurutnya juga bisa memanfaatkan layanan lain berupa konsultasi hukum gratis, seperti pelayanan soal kekayaan intelektual dan pendaftaran hak cipta.

Baca Juga: Mahfud MD Beri Pernyataan Tegas, Korban Pinjol Ilegal Tak Usah Bayar Tagihan

“Jika masyarakat memiliki persoalan terkait layanan hukum dan HAM lainnya bisa datang secara langsung,” katanya.

Lanjut Krismono, di BG Junction Surabaya, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan keimigrasian, penerbitan dan penggantian paspor/kitas.

Tak hanya itu, Kanwil Kemenkumham Jatim juga memberikan pelayanan khusus pada seluruh UPT jajaran, baik di bidang imigrasi, lapas/rutan, bapas, rupbasan hingga balai harta peninggalan.

Selama dua hari ini, pelayanan di seluruh satuan kerja (Satker) diwajibkan mengenakan baju adat sebagai upaya untuk melestarikan budaya lokal.

“Sebagaimana yang telah dilakukan Lapas, Rutan, Kanim, Bapas, Rupbasan dan BHP,” timpalnya.

Krismono berharap, layanan yang diberikan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Jatim. Dengan harapan, semua ini dapat menjadi kontribusi positif untuk pemulihan ekonomi di Jatim.

Melalui terobosan baru yang dilakukan oleh Menkumham Yasonna H Laoly ini, terang Krismono, masyarakat kini jadi semakin mudah mendapatkan akses dan perlindungan hukum.

Badan hukum baru yang diharapkan dapat menjadi simbol kebangkitan Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM). Badan hukum yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja tersebut diharapkan dapat menumbuhkan perekonomian Indonesia yang saat ini tengah melemah.

Saat ini Perseroan Perorangan telah mendapatkan dukungan dari Bank Mandiri dan Bank BNI. Pemilik Perseroan Perorangan akan mendapatkan benefit berupa kemudahan dalam pendanaan.

“Perseroan ini dilakukan secara perorangan namun dengan limited liability dan pendaftaran yang sangat mudah secara online serta legalitas yang baik,” tutup Krismono

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *