Pasang

Kebutuhan Oksigen di Pamekasan Meningkat, Ini Pesan Koordinator PCC

  • Bagikan
HARMONIS: Bupati Baddrut Tamam (paling depan) berswafoto bareng tim Pamekasan Call Care (Ainur Rizky - Sinergi Pamekasan)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Melalui program Pamekasan Call Care (PCC), pemerintah secara berkesinambungan terus melakukan pengisian tabung oksigen yang sudah kosong.

Koordinator Operator PCC, Amir Chamdani mengatakan, tabung kosong yang ada di setiap puskesmas dan fasilitas kesehatan dikumpulkan ke rumah observasi di Gedung Islamic Center, Jalan Raya Panglegur, Tlanakan, Pamekasan.

Pasang

Setelah itu, lanjut Amir, seluruh tabung tersebut dikirim ke salah satu pabrik di Gresik, Jawa Timur untuk dilakukan pengisian ulang.

Upaya tersebut terus dilakukan secara berkesinambungan karena belakangan ini kebutuhan masyarakat terhadap oksigen sedang mengalami peningkatan.

Sebenarnya menurut dia, kebutuhan oksigen untuk setiap fasilitas kesehatan di Kabupaten Pamekasan saat ini masih tercukupi.

“Kemarin (Kamis, 15 Juli 2021, red) kita mengisi 32 tabung besar. Sementara hari ini, (kita siapkan, red) sebanyak 39 tabung kecil dan 45 tabung besar sehingga (kebutuhan oksigen, red) untuk di fasilitas kesehatan sekarang tidak langka,” katanya, Jumat (16/7/2021).

Pada umumnya, lanjut Amir, sebagian besar masyarakat Pamekasan selama ini menggunakan oksigen tanpa petunjuk dari dokter. Ini terjadi lantaran masyarakat panik atas penyakit yang dideritanya sehingga langsung melakukan pembelian atas inisiatif sendiri. “Sehingga kebutuhan oksigen pun terus kian membengkak,” simpulnya.

Andaikata sebelum menggunakan oksigen masyarakat terlebih dahulu melakulan konsultasi ke dokter guna mengetahui langkah yang akan diambil, maka kondisi ini menurutnya kemungkinan besar tidak akan terjadi.

“Datang ke rumah sakit, puskesmas, atau fasilitas kesehatan lain. Nanti diperiksa oleh dokternya, benar-benar butuh oksigen atau nggak,” ujarnya.

“Nanti kalau butuh apakah akan dirawat di rumah observasi atau di rumahnya, nanti bisa dokternya yang menghubungi PCC,” imbuhnya menegaskan.

Jika masyarakat memang membutuhkan oksigen, sambung dia, pihak PCC menurutnya siap untuk datang langsung ke rumah pasien. Dengan syarat, yang bersangkutan mendapatkan resep dari dokter.

“Jadi silakan periksa ke dokter, meskipun hanya diperiksa di atas mobil dan mau langsung pulang tidak apa-apa. Jangan mengambil tindakan sendiri, kalau memang butuh, kami langsung kirim,” pesannya.

Dirinya juga berpesan kepada puskesmas atau bidan desa agar dapat saling membantu, yakni dengan segera memgirimkan tabung yang sudah kosong ke Rumah Observasi PCC.

“Karena tabung yang kosong itu akan dikirim langsung ke salah satu pabrik di Gresik untuk mendapatkan oksigen, sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” pungkasnya. (adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *