Kemendikbud Luncurkan Program BSU 2020, Ini Kata Disdik Sumenep

Kemendikbud Luncurkan Program BSU 2020, Ini Kata Disdik Sumenep
ASRI: Lingkungan Disdik Sumenep tampak bersih dan dihiasi tetumbuhan (Ubay Shabaro – Sinergi Sumenep)

SUMENEP, SINERGI MADURA – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan Bantuan Sosial Upah (BSU) bagi guru honorer non PNS.

Bantuan tersebut dikabarkan sudah bisa dicairkan melalui rekening penerima yang sudah ditetapkan Mendikbud RI, Nadiem Makarim berdasarkan data pokok Pendidikan (Dapodik) dan PPDikti. 

Dari data nama-nama yang kemungkinan menerima bantuan ini dilengkapi dengan tempat bertugas, nomor rekening dan sejumlah kolom penting lainnya.

Bantaun tersebut sekitar Rp 1.8 juta di potong pajak. Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini pencairannya akan dilakukan secara bertahap hingga akhir bulan November 2021.

Baca Juga: Upah Guru Honorer di Sumenep Cair Bulan ini

Program unggulan untuk meringankan beban ekonomi guru dan tenaga pendidik di Indonesi yang terdampak Covid 19 ini diharapkan bisa mengdongkrak mutu Pendidikan di masing-masing wilayah. Pemerintah pusat menggelontorkan dana sebesar 3.6 triliun demi suksesnya program ini.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Mohammad Saidi mengungkapkan bahwa program tersebut saat ini masih wacana dari pemerintah pusat.

“Itu masih bersifat wacana mas dari pemerintah pusat, saya belum menerima surat resminya,” katanya kepada media ini, Jumat (20/11/2020).

Namun pihaknya berjanji, jika dikemudian hari ada surat resmi yang mengintruksikan untuk merealisasikan program tersebut di Sumenep maka akan disegerakan.

“Nanti memang kalau ada surat yang mengintruksikan program itu akan kami kerjakan sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya. (us/an/fd)


(*)