Pasang

Kemenkominfo RI Pilih Pamekasan Madura sebagai Pilot Project Digitalisasi Program Tahun 2022

  • Bagikan
Kemenkominfo-RI-Pilih-Pamekasan-Madura-sebagai-Pilot-Project-Digitalisasi-Program-Tahun-2022
TEGAP: Kepala Badan Litbang Kementerian Kominfo RI, Dr. Hary Budiarto saat memberikan sambutan di Peringgitan Dalam Mandhapa Agung Ronggosukowati, Selasa tanggal 19 Oktober 2021 (Dok. Sinergi Madura)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI memilih Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menjadi Pilot Project Digitalisasi Program Tahun 2022 di tingkat daerah.

Kepala Badan Litbang Kementerian Kominfo RI, Dr. Hary Budiarto, menyampaikan, hingga tahun 2022 mendatang, pihaknya menargetkan 10 ribu peserta pelatihan khusus Kabupaten Pamekasan.

Pasang

Penunjukan Pemkab Pamekasan ini bukan tidak beralasan. Menurut Hary Budiarto, program pemerintahan daerah untuk wilayah Jawa Timur yang pantas menjadi percontohan hanya ada dua, yakni Kabupaten Pamekasan dan Magetan.

“Kabupaten yang lain tidak. Makanya, ini bisa dimanfaatkan, kita kerja sama, 10 ribu peserta kita latih mulai bulan Januari sampai Desember 2022,” katanya, Selasa (19/10/2021).

Wujud program kerja sama tersebut meliputi Fresh Graduate Academy, Vocational School Graduate Academy, Government Transformation Academy, Digital Entrepreneurship Academy, Thematic Academy, Talent Scouting Academy, digital leadership academy dan Professional Academy.

“Strategi kita yang pertama (adalah) vocational school graduate academy khusus untuk lulusan SMA atau SMK, guru SMK atau rekan-rekan di pondok pesantren, dan beberapa pelatihan lainnya sesuai jenisnya yang nanti akan mendapat sertifikat nasional dan internasional,” terangnya.

Baca Juga: Pemkab Pamekasan Madura Teken MoU Kemitraan dengan Kominfo RI

Hary Budiarto menyatakan, sejumlah program tersebut telah sesuai dengan program Pemkab Pamekasan di bidang ekonomi, reformasi birokrasi dan lain-lain. Seperti pelatihan Thematic Academy, Government Transformation Academy, dan Digital Entrepreneurship Academy.

“Thematic academy ini sesuai dengan kebutuhan Kabupaten Pamekasan. Misalnya Pamekasan membutuhkan difabel, bagaimana masyarakat difabel ini mendapat pelatihan atau mereka mengerti tentang dunia digital, itu kita yang akan melatihnya,” tegasnya.

Budiarto juga mengungkapkan bahwa sebagai tindaklanjut program ini, pihaknya telah menyiapkan program pelatihan bagi para pejabat negara. Program tersebut saat ini telah diikuti oleh pejabat eselon I dan eselon II dari sejumlah kementerian dan para anggota DPR RI.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten Pamekasan telah resmi menjalin kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI untuk merealisasikan program-program tersebut.

Kerja sama tersebut dibuktikan dengan penandatangan Nota Kesepakatan pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati yang dihadiri oleh Kepala Badan Litbang Kementrian Kominfo, Dr. Hary Budiarto, dan Kepala BPSDMP Kominfo Surabaya, Eka Handayani.
(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *