Pasang

Kenali 5 Cara Jadi Pendengar Baik

  • Bagikan
Kenali 5 Cara Jadi Pendengar Baik
Dua wanita sedang ngobrol, salah satunya menjadi pendengar yang baik (Foto: [email protected]_rstncf)

TIPS, SINERGI MADURA – Pernahkah kalian menjadi tempat curhat bagi sahabat atau orang terdekat kalian?

Hal itu biasanya terjadi disaat sahabat kalian mendapat beberapa persoalan hidup, sehingga mengganggu kesehatan mentalnya atau bahkan terterkan dengan keadaan tersebut.

Pasang

Lalu kalian adalah orang yang tepat menjadi pendengar, karena ia mengetahui bahwa peranmu sebagai orang terdekat atau sahabat yang dapat dipercaya.

Lalu bagaimana menjadi pendengar yang baik dan aktif?

Menjadi sosok pendengar yang baik tidak hanya mendengar melalui indera pendengaran, namun juga melakukan komunikasi non-verbal dengan lawan bicaranya dengan memberikan pemahaman dan solusi.

Oleh sebab itu ia menaruh kepercayaannya, karena kalian yang dapat membuat mereka (orang yang mengalami masalah) merasa nyaman untuk terbuka atas masalah yang tengah dialaminya.

Terlepas apa yang menjadi topik persoalan terdapat pro dan kontra atas opini atau pendapat kalian yang sudah diutarakan, maka kalian harus bisa mengendalikan situasi tersebut.

Berikut tips menjadi pendengar yang baik agar situasi dapat terkendali, yang dirangkum sinergimadura dari berbagai sumber, antara lain:

1. Sebelum merespon, Tunggu orang lain selesai bicara
Dalam mendengarkan secara efektif, salah satu hal paling sulit adalah menunggu orang lain sampai selesai bicara.

Hal satu ini sangat penting dilakukan karena ketika kalian mulai memikirkan respon sebelum orang lain selesai bicara, kalian akan kehilangan informasi komplit yang disampaikan dan pemahaman terhadap emosi yang tercipta saat lawan bicara menyampaikan pesannya.

Baca Juga: 4 Hobi Ini Bisa Menghasilkan Rupiah

Namun, perlu diketahui bahwa menginterupsi orang yang sedang berbicara juga akan memberikan pesan bahwa perkataan lebih penting dari perkataan lawan bicara.

Kalian juga bisa saja terkesan tidak peduli dengan perkataan orang lain karena dianggap sebagai orang yang sombong.

2. Ulangi kembali apa yang kalian dengarkan
Mendengarkan kerap terkesan bahkan cenderung diam agar bisa menyerap informasi dari lawan bicara dianggap sebagai aktivitas pasif.

Namun, ada juga yang menyebutnya dengan mendengarkan secara aktif (active listening). Cara tersebut dapat dilakukan dengan mengulangi kembali informasi yang kalian dengarkan dari lawan bicara.

Jika kalian bisa melanjutkan komunikasi berarti ia setuju bahwa yang kakian dengarkan sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan. Namun, jika tidak, ia harus menjelaskan kembali hingga apa yang disampaikan paham.

3. Jangan berasumsi, ajukan pertanyaan dulu
Pemahaman kita terhadap informasi yang sama bisa saja berbeda-beda karena setiap orang di dunia memiliki frame of reference dan field of experience yang berbeda.

Hal ini wajar, namun, jangan jadikan penilaian atau asumsi tersebut sebagai pesan final. Jika ada informasi yang belum jelas, dapat ditanyakan.

Pertanyaan ini dapat memberi kalian pemahaman lebih tak hanya tentang informasi tersebut, tetapi juga tentang lawan bicara kalian.

4. Tunjukkan bahasa tubuh yang positif
Saat mendengarkan orang lain berbicara, untuk menunjukkan bahwa kalian tertarik dengan informasi yang disampaikan tunjukkan bahasa tubuh yang positif.

Hal ini juga akan membuat kalian menganggap informasi tersebut benar-benar penting bagi lawan bicara.

Jadi untuk selalu jaga kontak mata dengan lawan bicara, condongkan sedikit tubuh kalian kepada lawan bicara, gunakan gerakan tangan saat sedang bercerita dan duduklah dalam level yang sama dengan lawan bicara.

5. Jujurlah jika kalian sedang kesulitan mendengarkan dengan optimal
Beritahukan hal tersebut kepada lawan bicara kalian jika ada sesuatu yang membuat kalian kurang optimal dalam mendengarkan.

Misalnya, kalian sedang dikejar waktu atau kelelahan setelah bekerja. Hal ini juga berlaku ketika pikiran kalian sudah mulai tidak fokus atau mendengarkan lawan bicara dalam waktu lama.

Tidak ada salahnya untuk mengatakan bahwa kalian memerlukan break sejenak. Lebih baik kalian saling jujur dan melanjutkan percakapan nanti.

(*Dadang/Artikel ini telah tayang di sinergipapers dengan judul: 5 Tips Menjadi Pendengar yang Baik)

Tags:

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *