Pasang

Launching Aplikasi ‘Arek Lancor’, Bupati Pamekasan Apresiasi Program Dispendukcapil

  • Bagikan
Pamflet (Istimewa)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Bupati Pamekasan, Madura, Baddrut Tamam mengapresiasi inovasi program yang dicanangkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) setempat, terutama program bidang pelayanan administrasi kependudukan.

Bupati Tamam mengutarakan bahwa kemudahan layanan administrasi kependudukan telah menjadi impiannya sejak awal mengabdikan diri untuk masyarakat Bumi Gerbang Salam.

Pasang

Kini impian itu pun terwujud, salah satunya dengan berdirinya mall pelayanan publik (MPP) yang dipusatkan di gedung Islamic Center, di Jalan Raya Panglegur, Pamekasan.

Pemusatkan pelayanan pada Mall Pelayanan Publik ini pun kemudian mendapat legitimasi dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai bupati tercepat menciptakan layanan terpusat. Rekor tersebut berhasil ia raih saat 60 hari kerjanya sebagai orang nomor satu di Bumi Ronggosukowati.

Menurut dia, program yang dicetuskan Dispendukcapil ini selaras dengan lima program prioritas lain pada aspek reformasi birokrasi selama kepemimpinannya.

Baca Juga: Pamekasan Jadi Target Percepatan Digitalisasi Bidang Usaha

“Yang reformasi birokrasi kongkretnya ini. Ini kongkrit, nyata, tetapi pakai kacamata jernih ya? Karena kalau pakai kacamata hitam semuanya terlihat hitam. Kalau pakai kacamata biru semua akan terlihat biru. Kalau pakai kacamata jernih, pasti kelihatan (tulisan, red) selamat datang di Mall Pelayanan Publik ini,” tuturnya, Jum’at (24/9/2021).

Politikus muda PKB ini lebih lanjut menambahkan, adanya mall pelayanan publik serta layanan administrasi kependudukan yang cepat dan mudah membutuhkan perbaikan kinerja, pola, serta manajemen yang berkebaruan dari seluruh aparatur sipil negara (ASN) serta staf yang bertugas.

“Kita kerja sama dengan Kementerian Kominfo, tahun depan akan melatih tidak hanya masyarakat, tetapi juga ASN agar bisa mengimbangi kemajuan zaman di era 4.0 ini,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dispendukcapil Pamekasan, Achmad Faisol menyebutkan sejumlah program baru yang tengah diupayakannya.

Wujud implementasi sejumlah program baru di bidang kependudukan tersebut antara lain berupa aplikasi Cobik Pasar (Cetak Dokumen Dhibik Pas Rantah), aplikasi Arek Lancor (Arekkam Langsung Cetak Tak Usa Ka Kantor).

Kemudian, program Super Star (Sistem Pelayanan Akta Siap Antar) dan program Pelita (Pelayanan Kartu Identitas Anak), program untuk mendorong peningkatan pendataan, pemenuhan dan perlindungan hak konstitusional anak berdasarkan permendagri nomor 2 tahun 2016 tentang kartu identitas anak (KIA).

“Diharapkan anak usia 5 sampai 16 tahun akan memiliki kartu identitas anak (KIA) melalui program Pelita. Kami mengajak masyarakat untuk turut serta mendukung dan mendaftarkan putra atau putrinya untuk dibuatkan KIA,” terangnya.

Selanjutnya juga ada Program Sajan Senneng (Sadaja Layanan Settong Kennengan), Program Sapamu Gratis (Santun, Cepat, Mudah, Gratis), dan yang terakhir adalah program Lastare Kak (Layanan Are Sabto Toron ka Dhisah, masyarakat olle KK, akta dan KTP).

“Ini merupakan kegiatan blusukan atau jemput bola yang dilaksanakan pada hari Sabtu guna menyisir masyarakat yang belum memiliki dokumen kependudukan untuk memastikan semua penduduk memiliki dokumen kependudukan agar mereka mendapatkan perlindungan hukum dan haknya sebagai warga negara,” pungkasnya. (adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *