Pasang

Lewat DBHCHT, Pemkab Pamekasan Latih 10 Kelompok Tani

  • Bagikan
Lewat DBHCHT, Pemkab Pamekasan Latih 10 Kelompok Tani
LUGAS: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, saat memberikan sambutan dalam salah satu acara yang digelar di depan Pendopo Ronggosukawati beberapa waktu lalu (Dok. Sinergi Madura)

PAMEKASANSINERGI MADURA – Melalui penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) pelatihan dalam program ‘Sekolah Lapang’ meliputi sebanyak 10 kelompok tani, dipastikan sudah berjalan lancar.

Hal ini diungkapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan.

Pasang

Kabid Produksi DKPP Kabupaten Pamekasan, Achmad Suaidi menjelaskan, bahwa program ‘Sekolah Lapang’ itu diperuntukkan bagi buruh tani dan buruh pabrik rokok di Bumi Gerbang Salam.

“Alokasi yang diterima kami, dananya tersebut digunakan untuk bantuan sekolah lapang, alat mesin pertanian (Alsintan) dan rehabilitasi jalan produksi,” ungkapnya, Kamis (2/9/2021).

“Selain itu, sebanyak Rp 8,8 miliar dari DBHCHT juga dialokasikan untuk peningkatan kualitas bahan baku. Dan pelatihan tembakau melalui ‘Sekolah Lapang’ sendiri untuk 10 kelompok tani. Nah ini sudah berjalan,” imbuhnya.

Sekolah lapang sendiri, menurut Suaidi, untuk mengingatkan petani tentang pengelolaan budidaya tembakau yang baik. “Sedangkan, Alsintan diberikan untuk penanganan panen dan pasca panen mulai dari penjemur, perajang, dan alat pendukung lainnya,” bebernya.

Suaidi menambahkan, dalam Minggu ini, pihaknya akan menyalurkan 20 unit mesin rajang ke beberapa objek yang sudah disepakati oleh instansinya. “Sementara, untuk rehabilitasi jalan produksi atau akses jalan menuju lahan tembakau, dilakukan untuk memudahkan petani dalam mengakut hasil produksi tembakau,” pungkasnya. (rz/an/fd/adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *