Pasang

Lomba Kerapan Kelinci di Batuputih Berlangsung Aman, Kapolsek Itu Latihan

  • Bagikan
Lomba Kerapan Kelinci di Batuputih Berlangsung Aman, Kapolsek Itu Latihan
Screenshoot video kerapan kelinci (Istimewa)

SUMENEP, SINERGI MADURA – Polisi diduga lalai dalam menjalankan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang masih akan berakhir pada tanggal 2 Agustus 2021 mendatang.

Pasalnya, Kepolisian Sektor (Polsek) Batuputih mengaku tidak mengetahui bahwa warga Desa Batu Putih Laok, Kecamatan Batuputih, Sumenep, Jawa Timur tengah melangsungkan lomba kerapan kelinci, Minggu (25/7/2021) kemarin.

Pasang

Kegiatan tersebut berlangsung aman dan lepas dari pantauan polisi setempat. Padahal, lokasi tersebut diperkirakan berjarak kurang lebih 20 meter dari Polsek setempat bahkan berada tepat di belakang Kantor Kecamatan Batuputih.

Salah seorang penonton, Pulan (nama samaran), mengatakan, kegiatan kerapan kelinci tersebut berlangsung dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

“Iya sekarang lomba kerapan kelinci, tapi ini cuman lokalan saja, akan tetapi ada juga yang dari luar kabupaten, dari Pamekasan,” ungkapnya, Senin (26/7/2021).

Dia membeberkan kepada Sinergi Madura tentang aturan lomba yang dilangsungkan.  Para peserta, kata dia, satu per satu dipanggil sesuai nomor urut yang ditentukan oleh paniti lomba.

“Asalkan nggak ada Polisi yang membubarkan ya aman-aman saja, Mas,” ujarnya.

Ia lanjut memastikan bahwa kegiatan tersebut adalah lomba kerapan kelinci, bukan latihan perkumpulan atau paguyuban para pecinta kelinci.

“Mangkanya kalau tidak petugas (Polsek Batuputih, red) aman,” pungkasnya.

Diketahui bersama, bahwa dengan ditetapkannya masa PPKM, segala kegiatan yang mengundang kerumunan wajib dilakukan pencegahan oleh pemerintah setempat, seperti kegaiatan proses belajar mengajar tatap muka yang ditiadakan dan diganti dengan pembelajaran daring.

Tak hanya itu, masyarakat juga dilarang menggelar hajatan demi mengantisipasi serta sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.

Dikonfirmasi melalui media WhatsApp, Kapolsek Batuputih, AKP M Syakrani, memgaku tidak mengetahui bahwa ada kerapan kelinci di wilayah tugasnya. Setelah ditunjukkan bukti rekaman video terkait kerapan tersebut, pihaknya mengatakan bahwa masih akan melakukan koordinasi dengan anggotanya.

Kapolsek M Syakrani lalu menyampaikan alasan bahwa kegiatan tersebut bukanlah kegiatan lomba, melainkan hanya acara latihan kerapan kelinci yang lumrah digelar bergiliran satu per satu di pekarangan rumah peserta paguyuban.

“Sudah saya konfirmasi melalui Kanit Intel kepada pemilik lapangan, bahwa tadi itu latihan atau kumpulan bagi pemilik kelinci yang dilaksanakan bergiliran bagi peserta kumpulan/paguyuban, tempatnya berpindah-pindah sesuai dengan giliran kumpulannya, tidak ada giat lomba kerapan kelinci,” katanya.

Selain itu, sambung dia, pihaknya tidak melakukan pembubaran karena di kantornya kebetulan hanya ada satu orang anggota.

“Tidak ada anggota di Polsek, tinggal satu orang, kenapa tidak langsung infokan ke saya atau anggota yang jaga waktu itu,” tukasnya.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *