Luapan Air Kali Kemoning Meninggi, Jantung Kota Sampang Kembali Terendam Banjir

Luapan Air Kali Kemoning Meninggi, Jantung Kota Sampang Kembali Terendam Banjir
MENINGGI: Kondisi banjir di wilayah Jl. Pemuda Baru Sampang saat ini (Zainullah-Sinergi Sampang)

SAMPANG, SINERGI MADURA - Akibat hujan deras di wilayah pantai utara Madura (Pantura), aliran air Kali Kemoning meluap hingga ke jantung Kota Sampang, Jawa Timur.

Pantauan di lokasi, luapan air Kali Kemoning mulai masuk ke jantung kota, Sampang sejak dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Sementara ini, ketinggian air di Jl. Pemuda mencapai sekitar 20-30 cm.

Salah satu warga sekitar, Rohman, melihat intensitas turunnya hujan yang cukup deras, biasanya air yang meluap akan terus semakin meninggi.

"Air mulai masuk sejak dini hari, sekarang kondisi air semakin membesar, tinggi sudah mencapai lutut," ungkapnya, saat via sambungan seluler, Senin (11/1/2020) pagi.

Kasi Kebencanaan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Sampang Imam membenarkan bahwa air mulai masuk ke jantung Kota Sampang. "Air sudah mulai masuk sampai Jl. Pemuda Baru dengan ketinggian 20-30 cm," ungkapnya.

Lebih lanjut imam mengatakan bahwa pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan organiasi perangkat daerah (OPD) terkait mengingat ketinggian air diprediksi akan terus naik karena volume air di hulu sekitar asal banjir, yakni di kawasan Banyumas masih terus meninggi.

"Kami tetap melakukan koordinasi dengan OPD terkait agar menyuplai untuk membuat dapur umum, karena kondisi air di daerah Banyumas masih tinggi," jelasnya.

"Langkah BPBD sendiri tetap standby siaga dengan peralatan dan prasarana yang ada, termasuk juga kita siapkan kapal, khawatir ada warga yang mau harus dievakuasi," pungkasnya (zn/md/fd)


(*)