Marak Tambak Ilegal di Sumenep, Mahasiswa Gelar Aksi

Marak Tambak Ilegal di Sumenep, Mahasiswa Gelar Aksi
Sejumlah mahasiswa AGMS saat berorasi sambil berjalan di depan Rumdis Bupati Sumenep (Foto: Edi Mufty - Sinergi Madura

SUMENEP, SINERGI MADURA - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Sumekar (AGMS) melakukan aksi turun jalan, Senin (7/9/202) pagi.

Mereka berorasi meminta agar Bupati Sumenep, A Busyro Karim segera keluar menemui kedatangannya.

Dalam orasinya, mahasiswa menutut Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk segera menegakkan kebijakan soal berlarut-larutnya pembangunan tambak yang hingga saat ini masih banyak yang belum mengantongi izin operasi (ilegal).

"Masih banyak persoalan tambak, kasus reklamasi yang serampangan, banyak tambak yang melanggar sampai dengan batas pantai dan tidak terkelola limbahnya secara baik. Banyak tambak yang belum berizin tapi beroperasi, dan sampai saat ini terkesan tidak ada pembinaan oleh  OPD terkait," teriak koorlap aksi GMS, Abdul Mahmud.

Baca Jutga: Petani di Sumenep Ditemukan Tewas dalam Sumur Tua

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sumenep harus terus mengevaluasi terhadap pembangunan tambak dan memperjelas zonasi pembangunan tambak sesuai dengan rencana detail tata ruang, atau RDTR.

"Bukan malah hanya mementingkan kesejahteraan investor dan pendapatan daerah," ujarnya.

Selama kurang lebih 2 jam, puluhan mahasiswa ini bertahan di bawah terik matahari di depan rumah dinas (Rumdis) Bupati Sumenep.

Dijaga ketat polisi, peserta aksi damai terus menyampaikan orasinya (Foto: Edi Mufty - Sinergi Madura)

Kecewa tak kunjung ditemui oleh Bupati A Busyro Karim, puluhan mahasiswa ini kemudian membubarkan aksinya dengan damai.

Sebelum beranjak bubar, mereka terus mendengungkan kalimat-kalimat harapan yang intinya agar Pemerintah Kabupaten Sumenep segera menentukan dan memastikan kebijakan terkait regulasi pembangunan tambak yang legal. 

"Harapan besar kami, Pemerintah Kabupaten Sumenep tetap memberikan regulasi terkait maraknya pembangunan tambak," tandasnya. (em/bd/md/fd)


(*)