Maysaroh Diringkus Polisi Saat Pesta Sabu dengan Dua Lelaki

Maysaroh Diringkus Polisi Saat Pesta Sabu dengan Dua Lelaki
TAK BERDAYA: Ketiga tersangka kasus narkoba saat diringkus Polisi (Humas Polres Sumenep)

SUMENEP, SINERGI MADURA - Perempuan bernama Maysaroh warga Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, Jawa Timur diringkus jajaran Polsek Batang-batang pada saat pesta narkotika jenis sabu dengan dua orang lelaki yakni Sulaiman bin Suan dan Sulaiman bin Samian.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas mengungkapkan, ketiga tersangka diringkus saat asyik pesta sabu di dalam rumah milik Mahda di Dusun Batu Bintang, Desa Nyabakan, Kecamatan Batang-batang pada (1/2) kemarin sekitar Pukul 16.00 WIB.

"Berawal dari informasi masyarakat bahwa rumah Mahda sering dijadikan tempat pesta narkoba," kata AKP Widi dalam keterangan tertulis, Selasa (2/2/2021).

Selanjutnya, kata Widi, Korp Bhayangkara Kota Keris melakukan penyelidikan secara intensif di lokasi yang diduga kerap dijadikan tempat tindak kriminal penyalahgunaan narkoba tersebut.

Baca Juga: PMII Komisariat UIM Gandeng DPK Bangun Gerai Baca

Saat di lokasi, sambung Widi, terbukti Korp Baju Cokelat menemukan tersangka Sulaiman bin Suan warga Desa Banaresep Timur, Kecamatan Lenteng sedang isap sabu dalam posisi duduk menghadap selatan.

Sementara tersangka Sulaiman bin Samian warga Desa Gapura Barat Kecamatan Gapura juga asyik sedot sabu dalam posisi duduk bersila di atas kursi bambu menghadap ke arah selatan.

"Sedangkan tersangka Maysaroh dalam posisi duduk di kursi menghadap ke utara dan di tengah-tengah mereka terdapat seperangkat alat sabu," bebernya.

Atas kasus itu, penangkapan yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Batang-batang, AIPDA Yance Angga berhasil mengamankan BB berupa sejumlah alat isap narkotika jenis sabu dan sejumlah handphone milik dari para tersangka.

"Untuk BB sabu-sabunya melekat di pipet karena habis buat pesta," sebut Widi melalui pesan aplikasi WhatsApp.

Saat ini, tersangka berikut barang bukti diamankan ke Polsek Batang-batang guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

"Pasal yang disangkakan Pasal 114 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (1), Subsider pasal 127 ayat (1) huruf a Subsider pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika," tandas mantan Kapolsek Kota Sumenep. (yt/an/fd)


(*)