Pasang

Mengenal Bangsring Underwater, Wisata Surga Bawah laut

  • Bagikan
Pengunjung bersantai di Bangsring Underwater
NYAMAN: Salah satu pengunjung beristirahat santai di Bangsring Undurwater, Banyuwangi, Jawa Timur (Edy Mufti - Sinergi Madura)

WISATA, SINERGI MADURA – Banyuwangi merupakan Kabupaten terluas di Provinsi Jawa Timur,  yang jaraknya cukup dekat dengan selat Bali.

Kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Jawa ini memiliki kekayaan wisata alam yang indah. Daerah tersebut adalah pertama dari pulau jawa yang mendapatkan sinar matahari, sehingga dikenal dengan julukan The Sunrise of Java.

Pasang

Banyuwangi sebagai kota yang dicari masyarakat, untuk berwisata dan menikmati indahnya pemandangan laut pulau Jawa – Bali. Salah satu kekayaan wisata yang tersedia di kota ini, yaitu pantai atau laut.

Tak heran, jika tempat wisata inilah yang paling di buru oleh wisatawan domistik maupun mancanegara, khususnya pecinta diving dan snorkling.

Bagi kalian yang ingin memanjakan mata, untuk merasakan indahnya diving dan snorkling di lautan serta dapat bercengkrama dengan ikan hias, Bangsring Underwater menjadi pilihannya.

Bangsring Underwater atau disingkat dengan Bunder, merupakan tempat wisata pantai dan laut yang berada di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Wisata ini, memberikan suguhan pemandangan yang indah dan dapat memberikan kesempatan menarik untuk menyelami indahnya bawah laut, melihat, serta menjaga terumbu karang dan bercengkrama langsung dengan beberapa ikan hias.

Letak yang strategis dan nyaman, memberikan kemudahan kepada pengunjung. Selain itu, halaman parkir kendaraan yang luas, mempermudah akses parkir kendaran bermotor roda 4.

Tidak perlu bikin pusing, dengan harga tiket masuk yang tidak menguras kantong, cukup hanya dengan Rp. 5.000 saja, pengunjung maupun wisatawan sudah dapat akses masuk untuk ke wisata Bunder.

Fasilitas yang bisa didapat pengunjung saat masuk ke Bangsing Underwater, yakni spot foto, gazebo, mushola, toilet, jejeran makananan, oleh-oleh, aksesoris, serta keperluan diving atau menyelam.

Baca juga: Menengok Wisata Kawah Ijen, Spot Selfi Eksotik Alam Jawa Timur

Adapun tujuan wisata lainnya yang tersedia di Bangsring Underwater, yaitu Snorkling, Diving, Rumah Apung, Pulau Tabuhan dan Pulau Menjangan.

1. Snorkling

Snorkling di Bunder adalah pilihan favorit pengunjung, yakni dapat melihat ikan dan memberikan makan ikan hias secara langsung di dalam laut.

Tidak perlu panik dan bingung, tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal, pengunjung kurang lebih cukup mengeluarkan biaya hanya sebesar Rp. 35.000 untuk menyewa alat pelampung keamanan diri, serta pembayaran penyebrangan.

2. Diving

Diving atau menyelam di dalam laut, merupakan bagian pilihan utama untuk pengunjung yang ingin menikmati keindahan bawah laut, serta melihat dan menjaga langsung terumbu karang.

Cukup dengan merogoh kocek sekitar Rp. 500.000 pengunjung atau wisatawan sudah bisa menyelam 20-25 menit dan mendapatkan paket lengkap diving seperti tabung oksigen, kacamata penyelam, guide dan pembayaran penyebrangan.

3. Rumah Apung

Bangunan yang berdiri di tengah laut, berguna untuk pengunjung agar dapat melihat pemandangan pulau – pulau kecil, termasuk pulau Bali.

Tak hanya itu, di bawah bangunan rumah apung merupakan tempat ikan hiu di rawat, sehingga pengunjung bisa melihatnya.

Akses penyeberangan dari pesisir pantai untuk bisa sampai ke rumah apung cukuplah mudah dan murah, pengunjung dikenakan tarif Rp. 5.000 untuk bisa sampai ke rumah apung.

4. Pulau Tabuhan dan Menjangan

Pulau Tabuhan dan Pulau Menjangan, yakni pulau yang juga dicari oleh pengunjung maupun wisatawan.

Di pulai ini, pengunjung bisa menikmati pemandangan laut dan merasakan ketenangan suasana alam laut, serta melihat langsung rumput laut.

Untuk muda-mudi yang suka berfoto, biasanya untuk pasangan yang akan menikah, pemandangan di pulau ini di gunakan untuk mengabadikan moment foto indah pra nikah, atau preweeding.

(*Ikke/Artikel ini telah tayang di sinergipapers dengan judul: Menyelami Indahnya Ujung Timur Pulau Jawa)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *