Pasang

Mengenal Manusia Pasir di Sumenep Madura

  • Bagikan
NYENYAK: Salah satu warga saat menikmati kasur pasir di rumah (Foto: Ig@genpiindonesia)
NYENYAK: Salah satu warga saat menikmati kasur pasir di rumah (Foto: [email protected])

BUDAYA, SINERGI MADURA – Mayoritas masyarakat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tidur di atas kasur empuk seperti kasur pada umumnya.

Namun, tidak bagi warga di tiga desa di Kecamatan Batang-batang Sumenep. Mereka mempunyai kebiasaan unik soal tidur, yakni tidur di atas kasur pasir.

Pasang

Kebiasaan itu sudah mereka jalani selama turun temurun ratusan tahun silam. Tiga desa itu adalah Desa Dependa, Desa Legung Timur, dan Desa Legung Barat, Kecamatan Batang-batang.

Bagi warga di tiga desa ini, setiap rumah yang dihuni diharuskan menabur pasir putih di dalam rumahnya untuk dijadikan kasur. Mereka meyakini bahwa pasir tersebut akan mendatangkan manfaat untuk kesehatan.

Baca Juga: Simak Sekilas tentang Asal-usul dan Karakter Orang Madura

Selain digunakan bersantai ria dengan keluarga, kasur pasir di tiga desa ini juga diyakini sebagai mampu menyejukkan suasana meski cuaca panas.

Tidak heran, sejak kecil mereka memang sudah akrab dengan kasur pasir. Mereka juga main dan tumbuh dewasa di lingkungan kasur berpasir, sehingga tak jarang orang-orang menyebut mereka dengan sebutan ‘manusia pasir‘.

Baca Juga: Inilah Filosofi Pakaian Adat Madura

Khusus untuk pasir yang akan dijadikan tempat tidur, warga di sana mengambil pasir pilihan di pantai sekitar. Pada umumnya, pasir teksturnya lengket. Namun, berbeda dengan pasir ini meski kulit basah tetap tidak lengket di tubuh. Sebab, butiran pasir tersebut memiliki kristal pasir yang sangat halus bersih mengilap dan memiliki warna putih gading.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *