Pasang

Mengenal Nama Jenis Besi, Bahan Dasar Keris Madura

  • Bagikan
Mengenal Nama Jenis Besi, Bahan Dasar Keris Madura
BERTUAH: Salah satu keris Sumenep Madura (Foto: kompas.com)

BUDAYA, SINERGI MADURA – Berbicara tentang Tanah Madura tidak akan pernah ada habisnya. Mendengar nama Madura, selalu memantik pikiran untuk mencari tahu dan mengenal lebih dalam tentang daerah yang memiliki sebutan Pulau Garam.

Tak dapat dipungkiri bahwa Pulau Madura merupakan sebuah pulau kecil di Jawa Timur yang memiliki banyak keistimewaan karena kekayaan alamnya yang melimpah.

Pasang

Selain itu, Madura juga memiliki banyak ragam warisan tradisi unik dan menarik dari nenek moyang seperti halnya Kerapan Sapi yang sampai saat ini tetap lestari dan melegenda.

Terdapat empat kabupaten di Pulau Madura. Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Setiap daeah di Madura ini memiliki sejarah, budaya, dan tradisi yang nyaris beda.

Seperti halnya di Kabupaten Sumenep yang lokasinya berada di paling timur Madura. Pada zaman dahulu, dikisahkan bahwa di Sumenep ini banyak lahir pemimpin seorang raja berpengaruh.

Baca Juga: Pusat Produsen Pusaka Keris di Madura Ternyata Sumenep

Tak heran jika di kabupaten berlambang kuda terbang ini banyak lahir sebuah pusaka sakral yang dikenal dengan Keris. Keberadaan Keris ini sangat dekat dengan kehidupan keraton raja.

Konon katanya, nyaris seluruh orang di dalam keraton termasuk raja dapat dipastikan memiliki pusaka itu. Keris merupakan senjata tajam kuno berbentuk lekukan mirip ular dan tajam pada bagian kanan kirinya serta ujungnya lancip diyakini memiliki kekuatan mistis.

Sebab itulah kenapa keris dipilih menjadi salah satu senjata andalan yang harus ada di dalam keraton. Sehingga proses pembuatannya pun tidak sembarangan dan butuh keahlian khusus untuk menghasilkan keris yang sempurna.

Tahukah Anda? Selain membutuhkan keahlian khusus dalam membuat keris, bahan dasar yang digunakan pun tidak sembarangan. Keris terbuat dari besi. Tidak semua besi bisa dijadikan keris.

Sebelum membuat keris, para empu pasti mencari dan meneliti jenis besi apa yang pas dan tepat untuk dijadikan keris yang sesuai dengan maksud dan tujuan kenapa keris itu akan dibuat.

Bahkan, sumber lain menyebutkan bahwa saking dari istimewanya pusaka keris, sang empu sampai harus melakukan sebuah ritual dan tirakat untuk mendapatkan wangsit jenis besi apa yang harus digunakan. Bahkan ada yang sampai puasa sembilan bulan.

Dikisahkan bahwa pada zaman dulu setidaknya ada 7 macam jenis besi yang sering digunakan sebagai bahan dasar pusaka atau gagaman keris. Nama dan tempat dari mana besi itu berasal pun berbeda-beda.

Baca Juga: Keris, Pusaka Madura Buah Mahakarya Anak Bangsa

Berikut 7 nama-nama besi bahan dasar keris Sumenep, Madura:

1. Besi Kuning.
2. Besi Pulosani.
3. Besi Malelo.
4. Besi Karang Kijang.
5. Besi Karang Semut.
6. Besi Sambojo.
7. Besi Galintung.

Ketujuh besi masing-masing berasal atau didapat dari tempat yang berbeda. Seperti besi kuning, berasal dari Negeri China. Sementara Besi Pulosani disebut berasal dari Pulau Asin. Kemudian untuk Besi Karang Kijang dan Karang Semut sama-sama berasal dari Pulau Karang Kijang dan Pulau Karang Semut.

Berikutnya Besi Galintung yang konon katanya berasal dari sebuah daerah bernama Galintung di Tanah Hindu. Besi Sambojo disebut-sebut berasal dari Negeri Kamboja.

Selain tujuh besi di atas, ternyata masih ada tambahan satu besi lagi yang dikhususkan untuk digunakan sebagai bahan membuat pamor keris. Untuk mendapatkan besi bahan pamor ini dikisahkan paling sulit dibanding yang lain.

Besi ini disebut dengan batu langit atau meteor yang jatuh dari langit. Pada umumnya para Empu keris zaman dulu untuk mendapatkan meteor itu harus berpuasa dalam jangka waktu sembilan bulan.

Dulu, dalam membuat satu keris terkadang tidak hanya menggunakan satu jenis bahan besi dari ke tujuh besi di atas. Sebab, setiap besi diyakini memiliki tabiat yang berbeda-beda bahkan ada yang menggunakan dua sampai tiga besi dan seterusnya lalu dipadukan menjadi satu produk keris.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *