Pasang

Mengenal Ragam Nasi Tumpeng, Makanan Tradisional Khas Orang Jawa

  • Bagikan
Nasi Tumpeng
Makanan nasi tumpeng. (Foto: foodsport.co.id)

KULINER, SINERGI MADURA – Tumpeng merupakan makanan berupa nasi, yang penyajiannya berbentuk kerucut beserta lauk-pauk ditata rapi. Itulah sebabnya, nasi tersebut diberi nama ‘Nasi Tumpeng’.

Pada umumnya, cara pengolahan yang dipakai untuk nasi tumpeng, ialah nasi kuning, kemudian ditambahkan dengan ayam bakar. Meskipun kerap juga digunakan nasi putih biasa, atau nasi uduk.

Pasang

Cara penyajian nasi ini adalah khas Jawa, atau masyarakat Betawi keturunan Jawa. Biasanya dibuat pada saat hajatan, atau perayaan suatu peristiwa penting. Meskipun demikian, masyarakat Indonesia mengenal acara ini secara umum. Tumpeng biasa disajikan di atas tampah (wadah tradisional) dan dialasi daun pisang.

Setiap kegiatan acara yang melibatkan nasi tumpeng, biasanya secara awam disebut sebagai “tumpengan”. Seperti di Jombang misalnya, berkembang tradisi “tumpengan”, yang selalu digelar pada malam dan sebelum tanggal 17 Agustus Hari Kemerdekaan Indonesia. Dengan tujuan, mendoakan arwah leluhur bangsa (Pahlawan), untuk keselamatan negara.

Tidak hanya itu, ternyata ada tradisi tidak tertulis yang menganjurkan, bahwa pucuk dari kerucut tumpeng dihidangkan bagi orang yang profesinya tertinggi dari orang-orang yang hadir. Ini dimaksudkan, untuk menunjukkan rasa hormat kita kepada orang tersebut.

Ada beberapa macam tumpeng, yang perlu kita ketahui, di antaranya adalah sebagai berikut :

1. Tumpeng Robyong

Tumpeng Robyong, biasa disajikan pada upacara siraman dalam pernikahan adat Jawa. Tumpeng ini biasanya diletakkan di dalam bakul, dengan berbagai sayuran. Sedangkan di bagian puncak tumpeng ini, terdapat telur ayam, terasi, bawang merah dan juga cabai.

Baca Juga: Selain Mengatasi Ejakulasi Dini, Ini Khasiat Jahe untuk Kesehatan Pria

2. Tumpeng Nujuh Bulan

Tumpeng Nujuh Bulan ini biasanya digunakan pada acara syukuran kehamilan tujuh bulan dan terbuat dari nasi putih. Kemudian satu kerucut besar ini ditaruh di bagian tengah dan tumpeng ini juga dikelilingi enam buah tumpeng kecil lainnya. Tumpeng ini biasanya disajikan di atas tampah, yang dialasi dengan daun pisang.

3. Tumpeng Pungkur

Tumpeng Pungkur ini, biasanya digunakan pada saat ada orang meninggal, baik wanita atau pria yang masih lajang. Sedangkan tumpengnya dibuat dari nasi putih, yang disajikan dengan lauk-pauk dan sayuran. Setelah itu, tumpeng ini kemudian dipotong vertikal dan diletakkan saling membelakangi.

4. Tumpeng Putih

Tumpeng putih, sesuai dengan warna pada nasi putih, yang menggambarkan tentang kesucian dalam adat Jawa dan biasanya digunakan untuk acara sakral.

Baca Juga: Waspada, Ini 3 Bahaya Mengonsumsi Mie Mentah untuk kesehatan

5. Tumpeng Nasi Kuning

Warna kuning, menggambarkan kekayaan dan moral yang luhur, yang biasanya digunakan untuk acara syukuran dengan simbol merayakan kegembiraan. Seperti kelahiran, pernikahan, tunangan dan lain sebagainya.

6. Tumpeng Nasi Uduk

Tumpeng Nasi Uduk, disebut juga tumpeng tasyakuran. Biasanya digunakan untuk acara peringatan Maulud Nabi.

Itulah Sinergi Lovers, beberapa ragam atau macam-macam nasi tumpeng berdasarkan bentuk dan warnanya. Semoga bermanfaat untuk Anda semua.

(*)

(* Artikel di atas telah tayang di Sinergi Papers dengan judul: Berikut Beberapa Macam Nasi Tumpeng).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *