Pasang

Meski PPKM Diperpanjang, Lomba Agustusan di Karduluk Sumenep Berlangsung Aman

  • Bagikan
Meski PPKM Diperpanjang, Lomba Agustusan di Karduluk Sumenep Berlangsung Aman
DIDUGA ABAI PROKES: Suasana Lomba 17 Agustus di Desa Karduluk terkesan dibiarkan (Dokumen Sinergi Madura)

SUMENEP, SINERGI MADURA – ┬áKementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerbitkan Instruksi Mendagri atau Inmedagri nomor 35 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 untuk Wilayah Jawa dan Bali, Senin (23/8/2021) malam.

Sebagaimana dilansir Kompas.com, dalam Inmendagri itu disebutkan bahwa masa PPKM untuk 10 daerah di Jawa dan Bali kembali diperpanjang hingga tanggal 30 Agustus 2021 mendatang.

Pasang

Seiring dengan instruksi tersebut, Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, mengimbau, selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih berlangsung, seluruh kegiatan yang memicu kerumunan tidak diperbolehkan.

“Sesuai aturan, belum boleh menimbulkan kerumunan,” ungkapnya, Selasa (24/8/2021).

Namun demikian, imbauan tersebut ternyata tidak berlaku di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Semarak lomba 17 Agustusan yang digelar oleh Karang Taruna Parjhugha di Desa Karduluk berlangsung aman kendati dalam pantauan Sinergi Madura kegiatan tersebut tampak menimbulkan kerumunan massa.

Masyarakat setempat mengaku demikian rindu akan hiburan dan sudah lelah berdiam diri di rumah. Mereka pun datang berduyun-duyun ke lokasi untuk menyaksikan berlangsungnya lomba.


Schedule kegiatan Lomba 17 Agustus 2021 di Desa Karduluk (Istimewa)

Lomba yang digelar dalam rangka merayakan HUT RI ke-76 ini telah berlangsung sejak tanggal 16 hingga 27 Agustus mendatang.

Salah seorang pengguna jalan, Amin (Inisial), yang kebetulan lewat di depan halaman Balai Desa Karduluk saat kegiatan lomba berlangsung, mengatakan, dirinya merasa terganggu karena harus terhalang kerumunan untuk segera hadir ke undangan.

“Kamaren saja ada lomba adu merpati di Dusun Galis, sampai menganggu jalan. Kami mau lewat gak bisa, susah karena banyak orang yang melihat,” tuturnya, Selasa (24/8/2021).

“Sepertinya jenis lombanya bermacam-macam, ada yang umum untuk orang dewasa dan ada juga yang khusus untuk anak sekolah,” katanya.

Dikonfirmasi melalui sambungan seluler dan media WhatsApp, PJ Kepala Desa Karduluk, Suaidi, belum dapat memberikan respon apapun. Hingga berita ini dinaikkan, pesan konfirmasi wartawan Sinergi Madura hanya bertanda centang biru dan belum ada tanggapan.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Prenduan, Iptu A. Supriyadi, mengatakan, pihaknya tidak pernah memberikan izin terhadap Karang Taruna Parjhugha untuk melaksanakan semarak lomba agustusan tersebut.

Bahkan dirinya mengaku baru mengetahui bahwa sedang dilangsungkan kegiatan yang dapat memicu kerumunan tersebut. “Terimakasih atas infonya, akan saya kroscek di lapangan,” singkatnya.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *