Pasang

Meski Terbatas Anggaran, Disperindag Pamekasan dan BCM Optimis Sukseskan Pembinaan IKM

  • Bagikan
BERMITRA: Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Ahmad Sjaifuddin dan Kepala Kantor Bea Cukai Madura, Yanuar Calliandra (Dok. Sinergi Madura)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Meski anggaran terbatas, Bea Cukai Madura dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan mengadakan pembinaan pada pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Bumi Gerbang Salam.

Program tersebut, diawali dengan kegiatan sosialisasi pada puluhan pelaku IKM mulai dari industri makanan, minuman, hingga rokok di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur melalui pemanfaat alokasi anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Pasang

Kepala Disperindag Pamekasan, Ahmad Sjaifuddin, mengatakan bahwa pemberian manfaat DBHCHT itu untuk memberikan pembinaan bagi sejumlah IKM yang tersebar di sejumlah wilayah.

Pembinaan IKM tersebut, dilakukan sebagai upaya nyata pemerintah melalui Disperindag dalam melakukan penguatan ekonomi masyarakat Pamekasan, utamanya di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Selain itu, kata Sjaifuddin, juga sebagai upaya meminimalisir kerugian negara dari peredaran barang yang kena cukai. “Sosialisasinya selama dua hari dan akan menyasar para IKM, baik itu industri rokok maupun makanan dan minuman,” ujarnya, Senin (16/8/2021).

Dalam program pembinaan IKM tersebut, nantinya pihak dari Bea Cukai dan Bagian Perekonomian Setdakab Pamekasan akan melakukan monitoring pada kegiatan yang diselenggarakan selama kurang lebih dua hari dengan peserta sekitar 50 orang setiap harinya.

“Karena keterbatasan anggaran, kita hanya akan melibatkan 50 orang peserta. Sebelumnya, pembinaan terhadap IKM ini pernah dilakukan di tahun 2020 lalu,” ucapnya.

“Pada Tahun 2021 ini, Pemkab Pamekasan akan memprioritaskan IKM yang belum tersentuh sosialisasi. Dari rencana 100 IKM yang akan ikut nanti 50 persen dari IKM baru dan sisanya dari IKM yang lama,” tutup Sjaifuddin.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *