Pasang

Musik Al-Banjari Mulai Digandrungi Warga Madura

  • Bagikan
Musik Al-Banjari Mulai Digandrungi Warga Madura
Musik Al Banjari saat mengisi Walimatilul Ursy di Sumenep Madura (Foto: [email protected]_majlisalabror)

BUDAYA, SINERGI MADURAMusik Islami merupakan bagian dari seni yang bernuansa religi. Sebab, lirik dan lagunya sangat kental dengan nuansa Islam, terutama syairnya yang khas dan mengandung pesan-pesan agama.

Dulu, musik Islam dikenal dengan alatnya yang sederhana seperti rebana, rebab dan beduk, kemudian seiring dengan zaman mulai berkembang ke bentuk kasidah atau hadrah, salah satu jenis musik tertua dalam Islam.

Pasang

Sekarang, musik Islami di Indonesia, khususnya di Pulau Madura mulai menggandrungi lantunan Al-Banjari.

Di Pulau Madura, musik Al-Banjari ini menjadi salah satu sarana pelengkap kegiatan keagamaan, seperti acara Walimatul Ursy atau pernikahan, Haflatul Imtihan dan Khatmil Quran. Apa lagi di bulan Rabiul Awal atau bulan Maulid Nabi Muhammad, maka musik Al- Banjari ini pasti sering tampil memenuhi undangan.

Baca Juga: Taneyan Lanjang, Simbol Cinta Kasih Orang Tua Madura kepada Anak Perempuan

Biasanya, musik ini hanya sebatas mengisi hiburan sebelum acara dimulai dan penutup usai acara inti selesai.

Salah satu ciri khas musik Al-Banjari adalah seragam khusus yang dikenakan oleh setiap pelaku musik, juga terdapat tiga sampai lima orang yang mempunyai suara bagus untuk melantunkan salawat atau Nasyid Islami.

Selanjutnya, lantunan syair lagu diiringi alat musik Islami dan alat musik modern. Seperti hadrah, marawis, beduk kecil, simbal, tambroin, ketipung, gitar dan biola.

Alhasil, perpaduan suara vokalis dan musiknya saat dibawakan akan mampu menghibur.

(*)

  • Bagikan

Respon (1)

  1. banjari al abror sangat terpopuler di daerah sumenep…. lagunya syahdu membuat pendengarnya terharu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *