Negara ini Lakukan Uji Coba Vaksin Virus Corona Pada Monyet, Gunakan Teknologi mRNA

Negara ini Lakukan Uji Coba Vaksin Virus Corona Pada Monyet, Gunakan Teknologi mRNA
Foto: Ilustrasi Penyuntikan Vaksin Covid-19 (Istimewa)
Negara ini Lakukan Uji Coba Vaksin Virus Corona Pada Monyet, Gunakan Teknologi mRNA

INTERNASIONAL, SINERGI MADURA - Thailand tengah melakukan penelitian vaksin Virus Corona bekerjasama dengan Universitas Pennsylvania AS. Uji coba vaksin itu dilakukan terhadap monyet jenis Makaka dengan menggunakan teknologi berbasis mRNA.

Sebelumnya, Negeri berjuluk Tirai Bambu ini pada pertengahan Januari 2020 lalu dilaporkan, untuk kasus terkonfirmasi positif Covid-19 hingga kini masih berjumlah 3.000 kasus dengan 57 kematian. Namun, untuk meminimalisir kondisi tersebut Thailand tetap optimis bisa membuat vaksin.

Teknologi mRNA

Dalam teknologi berbasis mRNA terdapat material genetika baru yang belum pernah digunakan. Yaitu, dengan cara penyuntikan urutan pendek material genetika ke tubuh yang bertujuan untuk memicu respons imun tubuh agar produksi protein tubuh untuk melawan patogen dapat terbantu.

Cara tersebut sudah digunakan raksasa farmasi Pfizer dan Moderna, mereka mengklaim telah mendapatkan hasil awal yang bagus saat uji klinis.

Kiat Ruxrungtham dari Universitas Chulalongkorn Bangkok yang memimpin penelitian, mengatakan tujuan uji coba ini adalah membuat vaksin Covid-19 yang terjangkau ke seluruh negara.

"Kami tidak berniat mengambil keuntungan. Ini bukan urusan uang tapi akses ke vaksin itu," katanya, dilansir dari VOA Indonesia.

Bahkan, Pemerintah Thailand pekan lalu telah mengumumkan rencananya untuk memasarkan vaksin itu tahun depan. Thailand berharap menghasilkan vaksin yang mudah diakses dengan harga terjangkau di Asia Tenggara, dan bisa memainkan peranan dalam mencegah kurangnya pasokan di seluruh dunia.

Sementara, berdasarkan data yang dihimpun Badan Kesehatan Dunia (WHO), kandidat vaksin yang tengah dikembangkan di seluruh dunia saat ini sudah mencapai 100 jenis, delapan di antaranya diujicobakan ke manusia.

Kejar Harga Murah Vaksin Corona

Dilansir Kompas.com, pada Sabtu (23/5) lalu Thailand tengah lakukan uji coba vaksin terhadap 13 ekor monyet Makaka bersama Pusat Penelitian Primata Nasional.

Dr Suchinda Malaivitjitnond, direktur lembaga itu berharap vaksin virus corona "Made in Thailand" ini bisa lebih murah daripada vaksin buatan Eropa atau AS.

Ketua Pusat Penelitian Vaksin Chula yang berlokasi di Universitas Chulalongkorn, Dr Kiat Ruxrungtham mengatakan, jika uji coba penyuntikan vaksin ke tubuh Monyet Makaka ini sukses, maka tes terhadap manusia paling lambat bisa digelar pada Oktober 2020 mendatang.

"Impian kami adalah bisa bagaimana mereka yang berpendapatan menengah dan rendah tidak harus bergantung pada pembelit untuk menyelamatkan nyawa," sebutnya seperti dilansir Kompas.com, Jumat (29/5/2020).


Penulis: Subaidi
Editor: Alan