OPS 2021, Polres Pamekasan Kenalkan Program Arek Lancor

OPS 2021, Polres Pamekasan Kenalkan Program Arek Lancor
BERBARIS: Jajaran Pimpinan Polres Kabupaten Pamekasan saat pers konference, Senin 5 April 2021 (Ainur Rizky - Sinergi Pamekasan)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA - Dalam Operasi Pekat Semeru (OPS) 2021, Polres Pamekasan, Jawa Timur berhasil mengamankan sekitar 28 orang dengan beragam sindikat kejahatan.

Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar dalam jumpa pers mengungkapkan bahwa 28 orang tersebut merupakan hasil OPS tahun ini, terhitung dari tanggal 22 Maret sampai 2 April 2021.

"Ada beberapa tersangka dan Berbagai macam barang bukti yang telah kami amankan dari operasi pekat semeru, mulai dari bulan Maret hingga 02 April kemarin," ungkap Kapolres Apip saat jumpa pers, Senin (5/4/2021).

"Di antara beberapa kasus ini ada premanisme dengan barang bukti sepeda motor dan sajam, (kasus) prostitusi dengan bukti uang sejumlah Rp 250.000 rupiah, seprei dan pakaian dalam wanita," sebutnya.

Kemudian, lanjut Apip, kasus pornografi dengan barang bukti handpone. Kemudian kasus perjudian, miras, narkoba dan handak atau bahan peledak.

Baca Juga: Begini Cara Desa Bunder Pamekasan Laksanakan Program Desa Tematik Bupati Baddrut

Sebanyak 28 pelaku yang berhasil diamankan akan menjalani proses hukum sesuai pelanggaran yang dilakukan.

Apip Ginanjar kemudian memperkenalkan program serap aspirasi secara online, bahwa jika masyarakat Kota Gerbang Salam kebetulan menjumpai sebuah tindak kejahatan, maka ia berharap segera dilaporkan ke pihak berwajib.

"Kami terbuka untuk menerima informasi-informasi yang diberikan oleh semua pihak. Informasi tersebut bisa diberikan melalui sarana kami yakni Program Arek Lancor," tukasnya.

Program ini, terang dia, memang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan serta untuk mempermudah pelaporan masyarakat.

Selain itu, sambungnya, juga ada telepon pengaduan agar masyarakat bisa mengadukan temuan mereka langsung ke Polres Pamekasan. "Kami siap melayani selama 24 jam," pungkasnya. (rz/md/fd)


(*)