Pasang

Optimalkan Pelayanan Kependudukan, Pemkab Pamekasan dengan Kelurahan Barkot Bahas Program Unggulan

  • Bagikan
BERMUSYAWARAH: Pembahasan program kependudukan 'Pecot Kiamat' antara Pemkab Pamekasan bersama Kelurahan Barurambat Kota (Dok. Sinergi Madura)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kelurahan Barurambat Kota (Barkot) mengenai pelayanan kependudukan, Senin (23/8/2021).

Kegiatan MoU yang terselenggara di Peringgitan Dalam Pendapa Agung Ronggosukowati Pamekasan itu dihadiri langsung oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, Sekdakab Pamekasan, Kepala Dinas Disdukcapil Pamekasan, Ach Faisol.

Pasang

Hadir juga Camat, Lurah Barurambat Kota, Akh. Dhofir Rosidi, jajaran Kades se-Kabupaten Pamekasan serta tokoh masyarakat (Tomas) dan beberapa Ormas.

Dalam sambutannya, Lurah Barkot, Akh. Dhofir Rosidi menjelaskan, kerja sama itu merupakan sebuah terobosan baru dalam menciptakan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami sangat optimis dengan program ‘Pecot Kiamat’ dapat memberikan kemudahan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Dhofir, sapaan akrabnya.

“Pecot Kiamat merupakan suatu program percepatan dan fasilitasi pelayanan penerbitan akte kelahiran dan akte kematian,” imbuhnya.

Dhofir menambahkan, hal itu mengacu kepada UU Nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik dan UU Nomor 23 tahun 2013 tentang hak Pinduk.

“Kependudukan bersifat dinamis, masih rendahnya kesadaran masyarakat tentang disiplin administrasi kependudukan, sehingga kami sebagai ASN melakukan pelayanan kemudahan kepada masyarakat dengan meluncurkan program ini,” bebernya.

Dhofir mengungkapkan, sejak bulan Januari sampai Agustus 2021 ini, sudah ada sekitar 30 akte kematian yang masuk kepada pihaknya.

“Sesuai dengan UU hak Pinduk, apabila pelayanan akte kelahiran dan kematian yang lebih sari 30 hari dikatakan tidak tertib,” ucapnya.

“Dengan metode antar jemput yang difasilitasi oleh kami dan dukungan Disdukcapil yang melayani mengeluarkan akte kelahiran, akte kematian dan kartu keluarga secara gratis,” sambungnya.

Tak hanya itu, Dhofir juga menuturkan bahwa kelurahan nantinya akan mendatangi pihak keluarga yang melahirkan maupun yang meninggal.

“Kami kelurahan, melakukan pelayanan antar jemput dengan melakukan pendataan dan selanjutnya diserahkan kepada Disdukcapil,” tukasnya.

“Nantinya kami kembali mengantarkan hasil yang telah dilaksanakan oleh Disdukcapil mengenai perubahan akte kelahiran atau akte kematian serta perubahan kependudukan,” tandasnya. (adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *