Pasang

Pamekasan Jadi Target Percepatan Digitalisasi Bidang Usaha

  • Bagikan

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur memiliki ekspektasi besar dalam pelaksanaan pelatihan Digitalisasi Entrepreneurship Academy (DEA) yang digelar mulai tanggal 21-22 September 2021.

Pelatihan hasil kerja sama dengan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Jawa Timur ini diikuti oleh 150 orang yang dibagi atas enam ruangan untuk menghindari kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

Pasang

Kepala Bidang Pengelola Media dan Komunikasi Publik Diskominfo Pamekasan, Arif Rachmansyah mengungkapkan, pihaknya akan memperbanyak pelatihan digital untuk mengimbangi perkembangan zaman yang pasti dijalani oleh masyarakat, terutama bagi generasi muda. Karena dunia digital menjadi keniscayaan.

Baca Juga: Kokohkan Rekor Muri, Bupati Pamekasan Resmikan MPP dan Dukcapil Tangguh

“Targetnya, bumi gerbang salam (Pamekasan, red) menjadi pioner percepatan digitalisasi usaha. Makanya, kami akan memperbanyak pelatihan digital,” ungkapnya, Rabu (22/9/2021).

Menurutnya, pelatihan tahap pertama ini ada dua tema yang dilakukan secara offline, yakni ‘Memulai Berwirausaha Secara Digital’ dan ‘Mengelola Keuangan, Akses Permodalan dan Digital Marketing’. Sementara untuk tahap berikutnya akan dilaksanakan secara online dengan jumlah peserta yang lebih besar.

Pihaknya melakukan pelatihan digital bersama Kementerian Kominfo tersebut sejak tahun 2020, pelatihan itu akan berkelanjutkan hingga tahun 2022 mendatang dengan evaluasi dan perbaikan agar out put atau hasil dari pelatihan itu sesuai harapan.

“Pelatihan yang sekarang hasil evaluasi yang kemarin, dinggap bagus dan banyak yang minta digelar pelatihan lagi. Makanya kita jemput bola untuk kerja sama,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, pelatihan usaha digital ini selaras dengan program wirausaha baru (WUB) Pemkab Pamekasan yang akan menfasilitasi para peserta di bidang pemasaran secara online.

“Alhamdulillah, UMKM yang ikut antusias. Apalagi tahun sekarang banyak sekali. Karena mungkin pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan,” pungkasnya. (Adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *