Pasca Banjir, Pagar Taman Wiyata Bahari Sampang Raib Digondol Maling

Pasca Banjir, Pagar Taman Wiyata Bahari Sampang Raib Digondol Maling
HILANG: Petugas taman Wiyata Bahari Sampang saat berada di lokasi (Zainullah - Sinergi Sampang)

SAMPANG, SINERGI MADURA - Kasus pencurian di Taman Wiyata Bahari Kabupaten Sampang, Jawa Timur kembali terjadi.

Pasalnya, banjir yang melanda Kota Bahari beberapa hari lalu membuat pagar sekitar taman tersebut roboh, parahnya lagi, pagar itu hilang dicuri oleh orang tak dikenal.

Menurut keterangan perawat Taman Wiyata Bahari Sampang, Naufal mengatakan bahwa pagar taman itu roboh akibat diterjang banjir.

"Ini awalnya akibat diterjang banjir kemarin, sehingga membuat pagar taman tersebut roboh. Eh, paginya pas dilihat tidak ada, pagar sudah diambil orang tak dikenal," ucapnya saat dikonformasi media ini, Selasa(15/12/2020).

Terpisah, Kabid Konsevasi Rehalibitasi Lingkungan dan Pertamanan DLH Sampang, Imam Irawan membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pagar yang ada di taman Wiyata Bahari hilang karena dicuri orang.

Baca Juga: Tiga Hari Diterpa Hujan, Kota Sampang Banjir

"Akibat diterjang banjir pagar itu jatuh roboh, kemudian oleh petugas taman dibawa ke Pos jaga, ternyata ke esokan harinya pagar tersebut hilang dicuri maling, padahal itu sudah masuk aset Pemkab," ucapnya.

Lebih lanjut Irawan mengatakan bahwa pihaknya akan segera memperbaiki dengan membangun pagar baru untuk menghindari hal yang tidak diinginkan bagi para pengunjung

Kendati kondisi pagar taman tersebut saat ini sangat memprihatinkan, karena dibangun pada tahun 2012 dan sudah berusia 8 tahun.

"Jadi, tahun ini melalui dana CSR dan HSL kita akan membangun pagar baru. Sehingga nanti kolam resapan air yang ada di taman Wiyata Bahari itu aman dari para pengunjung terutama anak-anak," tegasnya.

Kemudian Irawan mengatakan taman itu yang membangun adalah dinas di lingkungan provinsi melalui program Ruang Terbuka Hijau (RTH), tapi selang beberapa tahun sudah dihibahkan ke kabupaten dan pemeliharaannya masuk ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

"Dalam pembangunan Pagar taman yang baru anggarannya dari CSR dan HSL, diperkirakan ini akan menelan anggaran 300 juta untuk pagar dan aksesoris yang lain," pungkasnya. (zn/an/fd)


(*)