Pasang

Pastikan Kesiapan Tim, Ini yang Dilakukan Pemkab Pamekasan Madura Jelang Penyelenggaraan MTQ Jatim ke-29

  • Bagikan
OPTIMIS: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, saat menyampaikan sambutan dalam try out dan pembinaan LOC MTQ Jatim ke-29 (Ainur Rizky - Sinergi Pamekasan)
OPTIMIS: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, saat menyampaikan sambutan dalam try out dan pembinaan LOC MTQ Jatim ke-29 (Ainur Rizky - Sinergi Pamekasan)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Untuk memastikan kesiapan tim penyelenggara Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Jawa Timur ke-29, Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, menggelar try out sekaligus pembinaan Local Organising Committee (LOC).

Penguatan tim tuan rumah penyelenggara MTQ Jatim ke-29 ini digelar di Hotel Cahaya Berlian, Minggu (10/10/2021).

Pasang

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, hadir langsung dalam kegiatan ini sekaligus membuka acara dan memberikan pesan-pesan saat sambutan.

Turut hadir mendampingi Bupati, Kabag Kesra Setdakab Pamekasan, Halifaturrahman, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Timur, Pengurus LPTQ Kabupaten Pamekasan dan jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Dalam sambutannya, Bupati Baddrut Tamam menekankan 4 hal agar diperhatikan oleh tim penyelenggara MTQ Jatim ke-29.

“Empat (kriteria) sukses menjadi target kita, LOC, MC dilatih. Sampai kemarin saya minta ke pak Mamang (panggilan Halifaturrahman, red), ingin tahu kata-kata yang mau disampaikan oleh MC. Karena harus dilatih betul,” pesan Bupati.

Empat kriteria sukses yang ingin dicapai dalam pelaksanaan MTQ ini, lanjut Bupati menguraikan, antara lain sukses pelaksanaan, sukses prestasi, sukses membangun ekonomi, dan sukses membangun atmosfer nilai qur’ani di Bumi Gerbang Salam, yakni dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) COVID-19.

Sebagai tuan rumah MTQ Jatim ke-29, Bupati Baddrut Tamam khawatir para kafilah yang datang dari 37 kabupaten/kota se Provinsi Jawa Timur pulang dengan kesan atau cerita yang tidak baik tentang Kabupaten Pamekasan.

“Maka pelayanan yang excelent menjadi tugas bersama. Kalau ingin terhormat, hormati orang lain. Jangan sampai karena kita ingin terhormat lantas menginjak orang lain. Baik dan memuliakan orang lain itu diajarkan oleh nabiyyina Muhammad SAW. Sehingga, sukses pelaksanaan ini harus pasti benar,” tegasnya.

“Harapan saya, kafilah dan tamu yang datang dari luar merasa nyaman di kabupaten ini. Merasa dihormati oleh kita semua, tidak oleh pemkab, tetapi oleh semua masyarakat. Ketika sukses, ini bukan sukses bupati, namun sukses kita semua,” imbuhnya.

Masyarakat Pamekasan menurutnya patut berbangga karena Pemerintah Provinsi telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Pamekasan sebagai tuan rumah event besar tingkat Jawa Timur, yakni setelah kurang lebih 50 tahun silam menjadi tuan rumah dalam event yang sama.

“Saya bangga sekali MTQ tingkat Jatim ini diletakkan di Kabupaten Pamekasan, sebagai wujud kepercayaan Pemprov. Besar harapan saya, semuanya padu, bersatu, bergandengan tangan untuk menyukseskan MTQ di Pamekasan,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *