Pasang

Pemkab Pamekasan Raih Anugerah Prahita Ekapraya

  • Bagikan
PEDULI: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, saat memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim piatu beberapa waktu lalu (Dok. Sinergi Madura)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur mendapatkan Anugerah Prahita Ekapraya (APE) kategori Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Keman PPPA) Republik Indonesia (RI).

Penghargaan yang diraih Pemkab Pamekasan, mendapat nilai tertinggi di antara kabupaten lainnya yang ada di pulau Madura.

Pasang

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Pamekasan, Yudhistina mengungkapkan, APE merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah provinsi terkait pengarusutamaan gender.

“Penilaiannya dilakukan oleh tim independen dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak RI,” katanya, saat dikonfirmasi media, Sabtu (2/9/2021).

Baca Juga: Komitmen Bangun KIHT, Pemkab Pamekasan dan BCM Gelar Kunjungan Studi ke Sulawesi Selatan

Menurutnya, Pemkab Pamekasan sendiri tidak pernah mendapat APE sejak tahun 2016 sampai tahun 2018. Namun, pada tahun 2020 mampu meraih hasil sempurna berkat kerja sama dari semua pihak yang ada di jajaran daerah.

“Mulai tahun 2016 sampai 2018 Kabupaten Pamekasan belum pernah memperoleh APE ini, baru tahun 2020 yang penilaiannya dilaksanakan bulan maret 2021 dengan predikat Madya,” beber Yudhi, sapaan akrabnya.

Pengambilan penghargaan itu, lanjut dia, diwakili oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana di Jakarta Pusat.

“Dengan harapan penganggaran semua organisasi perangkat daerah (OPD) sampai kepada pemerintah desa responsif gender,” tandasnya. (ADV)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *