Pengajuan Bantuan Stimulan Lewat Apliaksi E-Sutanggap di Sumenep Belum Optimal

Pengajuan Bantuan Stimulan Lewat Apliaksi E-Sutanggap di Sumenep Belum Optimal
TURBA: Kepala BPBD Sumenep R Abd Rahman Riyadi saat menyalurkan bantuan di Desa Talang, Saronggi, Senin 4 Januari 2021(Ubay Shabaro - Sinergi Sumenep)

SUMENEP, SINERGI MADURA - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, R Abd Rahman Riyadi mengatakan, penggunaan aplikasi E-Sutanggap untuk masyarakat belum berjalan optimal. Pasalnya, dari puluhan pemohon, baru 12 orang yang dinyatakan terverifikasi (verified).

Kepala BPBD Rahman menduga, persoalan itu terjadi lantaran kurang maksimalnya sosialisasi penggunaan aplikasi e-Sutanggap di masing-masing kecamatan.

"Ya mungkin masyarakat coba-coba atau gimana, ada yang nomor KTP-nya tidak dimasukkan. Ada juga tidak ada nomor rekeningnya," ungkapnya kepada media ini, Selasa (12/01/2021).

Beberapa waktu sebelum diaplikasikan di lapangan, kata dia, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke tiap kecamatan. Namun demikian, pihaknya belum dapat memastikan kapan akan melakukan sosialisasi lebih lanjut terkait penggunaan aplikasi yang telah dilaunching di kantor Pemkab Sumenep beberapa waktu lalu itu.

Baca Juga: Token Listrik Gratis Bagi kWh Meter Bersubsidi di Sumenep Berlanjut

Berdasarkan data BPBD, pemohon bantuan stimulan yang dinyatakan verified baru 12 orang. 8 pemohon lainnya dikembalikan karena data yang disetorkan dinilai belum lengkap. 

"Kita kembalikan ke pemohon masing-masing. Ini bukan kita tolak, tapi kita instruksikan untuk dibenahi dan dilengkapi data-data yang diperlukan, seperti foto kerusakan yang dialami, nomor KTP dan nomor rekening," bebernya.

Pihaknya telah menginstruksikan hal tersebut kepada pihak kecamatan asal pemohon untuk dilakukan verifikasi kelengkapan data. Sebab, operator kecamatan dinilai sudah paham persoalan tersebut.

"Biar nanti pihak kecamatan yang akan menghubungi pemerintah desa, agar segera diseriusi dan dikerjakan. Kalau datanya tidak lengkap otomatis akan kita kembalikan lagi, ya otomatis bantuan stimulan yang diajukan juga tidak bisa dicairkan," tandasnya. (us/md/fd)


(*)