Pengamat Politik ARC: PKB Koalisi dengan PPP Bisa Menang

Pengamat Politik ARC: PKB Koalisi dengan PPP Bisa Menang
Direktur Akurat Research & Consulting Indonesia (ARC-Indonesia), Baihaki Siradj (Foto: Subaidi - Sinergi Madura)

SUMENEP, SINERGI MADURA - Pengamat politik dari Akurat Research & Consulting Indonesia (ARC Indonesia) Baihaki Sirajd mengatakan jika koalisi PKB dan PPP di Pilkada Sumenep 2020 bisa dibangun, maka akan punya peluang besar untuk menang. 

"Kalau PKB bisa berkoalisi dengan PPP bisa berkesempatan untuk menang," katanya kepada Sinergi Madura, Minggu (28/6/2020).

Sebab, PKB dan PPP memiliki kultur sama. Keduanya memiliki basis massa nahdliyyin (NU) mayoritas masyarakat Sumenep, sehingga apabila kedua partai berlambang bumi dan ka'bah bersatu, ia optimis akan menang.

Menurut Baihaki, untuk bisa menyaingi pasangan petahana Ach Fauzi dan Dewi Khalifah (Fauzi-Eva) yang telah mendapat dukungan PAN dan dideklarasikan PDIP pada Minggu (21/6) lalu, maka kedua partai 'ijo-ijo' tersebut harus saling bergandengan. 

"Jika tidak, ya selesai sudah Pilkada Sumenep. Artinya pasangan Fauzi dan nyai Eva akan lending," bebernya.

Baca juga: Cabup Situbondo Gandeng Wakil Milenial, ARC Indonesia: Potensi Menang

Baihaki juga menyebut wakil bupati yang ideal mendampingi Fattah Jasin (Gus Acing) adalah KH Moh Shalahuddin A Warits (Ra Mamak).

"Kalau calon wakil bupati yang bisa digandeng Fattah Jasin adalah Ra Mamak maka pertarungan Pilkada di Sumenep akan sengit," paparnya. 

Sementara itu, kepastian mengenai siapa sosok yang bakal direkomendasikan oleh DPP PKB sebagai bakal calon Bupati di Pilkada Sumenep 9 Desember mendatang masih jadi tanda tanya. 

Pasalnya, sejauh ini DPP PKB belum mengumumkan secara resmi terkait rekomendasi calon bupati yang akan diusung partai besutan Abdurrahman Wahid (Gusdur) tersebut.

Namun, tim pemenangan partai PKB Sumenep mengklaim sudah mengantongi nama figur yang akan bertarung melawan pasangan (Fauzi-Eva) yang disebut-sebut sebagai pasangan nasionalis-religius. 

"Rekom belum turun, tapi bocoran informasi sudah sempat terekam,” kata Ketua LPP DPC PKB Sumenep, Kamalil Ersyad saat dikonfirmasi di kantornya.

Lebih lanjut, mantan Ketua Komisi IV DPRD Sumenep itu juga menggambarkan sosok figur yang akan direkom oleh DPP PKB.

"Bocoran informasinya, yakni bapak Fattah Jasin dan Wakil Bupatinya dari partai koalisi dan bisa dengan PPP atau yang lainnya. Lebih dari itu, kami belum tahu,” terang Ersyad menambahkan. 

Adapun mengenai calon dari PPP, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Sumenep, M Syukri menyampaikan, sejauh ini pihaknya mengaku berkomitmen bahwa partai yang dianutnya dapat mengusung kader sendiri.

"Di posisi Bacabup belum ada pergeseran apapun, kami akan mengusung kader sendiri. Kiai Mamak juga kader partai yang berhak diusung (sebagai) Bacabup,” katanya.

Bahkan legislator partai berlambang ka'bah ini menilai, KH. Moh Shalahuddin A Warits (Ra Mamak) cukup layak untuk maju sebagai Bacabup. Karena menurutnya, Ra Mamak memiliki basis kultural yang jelas. Sehingga, elektabilitas darinya dipastikan akan cukup tinggi.

“Karena Kiai Mamak punya basis. Makanya, tidak mungkin berada di M2, kami tetap komitmen Bacabup,” tandasnya. (bd/an/fd)