Pasang

Pengusaha di Pamekasan ini Dapat Bantuan Alat Usaha, Ini Pesan Bupati

  • Bagikan
SENANG: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat menyalurkan CSR Perusahaan berupa bantuan alat usaha kepada Eka Sulistiawati (Dokumen Sinergi Madura)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Bersamaan dengan hari UMKM Nasional, 12 Agustus kemarin, Pemerintah Kabupaten Pamekasan menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) dari tiga perusahaan, yakni PT. Pegadaian, PT. Garam dan Bank Jatim.

Bantuan CSR dari PT. Pegadaian untuk Pemkab Pamekasan berupa 10 unit mesin jahit, sementara CSR dari PT. Garam berbentuk 5 unit etalase usaha. Sementara, CSR dari Bank Jatim berupa 20 unit penggoreng tanpa minyak, 10 unit penggoreng roti, dan 10 unit mesin oven pengering makanan.

Pasang

Selain itu ada 10 unit meja adonan roti, 25 unit spiner pengering minyak, 20 unit mesin segel plastik bend sealer, 7 unit alat pengembang makanan atau roti, 20 sanggrai mesin kopi, serta 10 unit mesin stone hammer mill penggiling kopi.

Bantuan alat usaha tersebut diberikan untuk para calon pengusaha yang menjadi peserta kegiatan dalam program Wirausaha Baru (WUB) Pemkab Pamekasan.

Eka Sulistiawati (31) warga Jalan Jokotole gang V Pamekasan, mengaku sangat bersyukur dapat bergabung dalam program WUB. Dari sini, selain mendapatkan alat produksi, dirinya dapat banyak waktu untuk belajar atau mengasah keterampilannya mengenai cara memproduksi steak keju.

Usaha yang dijalani sejak tahun 2020 lalu ini menurutnya menjadi semakin terus berkembang. Saat ini ia mengaku tengah berupaya memaksimalkan pelayanan untuk konsumen yang memesan langsung ke rumahnya.

“Alhamdulillah, mulai kemarin usaha saya ini terkendala di tenaga dan alat. Jadi saya sampaikan terimakasih kepada bapak bupati, saya merasa sangat terbantu dengan adanya program WUB ini,” ucapnya, Jum’at (13/8/2021).

Eka lebih lanjut mengutarakan keinginannya bahwa lambat laun dirinya akan merambah pasar yang lebih luas.

“Berkat adanya pelatihan dan bantuan alat ini, saya jadi termotivasi untuk terus belajar. Meskipun berangkat dari usaha kecil seperti ini, tapi saya yakin dengan kemampuan yang saya punya dan dari hasil saya belajar di sini (program WUB, red), ke depan usaha saya ini akan terus makin maju,” bebernya mengakhiri pembicaraan.

Sebelumnya, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan pesan kepada para penerima agar tidak pernah menyerah untuk terus mengembangkan usahanya. “Dengan terus menanamkan keinginan kuat untuk maju. Sebab keinginan kuat menjadi salah satu kunci sukses dalam menjalani usaha,” katanya.

Bantuan ini menurutnya akan sedikit lebih membantu para pelaku UMKM di Pamekasan untuk terus memperbanyak produksi dan menggalakkan penjualan. Akan tetapi, pesan Bupati Baddrut, harus benar-benar dijaga dan dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Jangan dijual ya alat-alatnya, karena setidaknya ada empat hal pengusaha itu bisa sukses, yaitu mempunyai keinginan kuat untuk maju, mendapat fasilitasi dari pemerintah, menjalin kemitraan strategis dari beberapa pihak, terakhir adalah berdoa,” tutupnya. (adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *