Pasang

Penjual Kelontong di Pamekasan Jadi Target Program Edukasi Cukai

  • Bagikan
BERMASKER: Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Achmad Sjaifudin (Dok. Sinergi Madura)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Penjual kelontong di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur menjadi bagian dari target sosialisasi edukatif tentang cukai oleh Pemkab setempat dan Bea Cukai Madura (BCM).

“Disperindag target sasarannya itu ada dua, yaitu IKM dan para pedagang pasar berbahan jadi. Khususnya yang jualan kelontong yang mana itu yang jual rokok itu semacam di buka lah, jangan sampai menjual, menerima rokok ilegal,” tutur Kadisperindag Kabupaten Pamekasan, Achmad Sjaifudin, Sabtu (2/10/2021).

Pasang

‚ÄĚKalau mereka sudah tidak menjual maka peredaran pasarnya rokok ilegal itu kan akan semakin menyempit,” imbuh dia.

Baca Juga: Bupati Pamekasan Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Serentak di Tiga Pesantren

Terpisah, perwakilan BCM, Tesar Pratama menambahkan, keberadaan cukai dari pemerintah, sangat memberikan dampak positif dalam perputaran rotasi ekonomi di Kabupaten Pamekasan khususnya.

Nanti, kata Tesar, pendapatan dari biaya cukai itu, manfaatnya akan dikembalikan ke masyarakat melalui program pemerintah lewat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

“Penerimaan Negara juga bergantung dari penerapan cukai rokok yang kemudian dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat setempat melalui DBHCHT,” tegasnya. (ADV)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *