Peringati HSN 2020, Yayasan Alif Batuputih Gelar Penjelajahan dan Bakti Sosial

Peringati HSN 2020, Yayasan Alif Batuputih Gelar Penjelajahan dan Bakti Sosial
BERBAGI: Guru salah satu lembaga Yayasan Alif Batuputih saat memberikan bantuan kepada seorang nenek (Ubay Shabaro - Sinergi Sumenep)

SUMENEP, SINERGI MADURA – Yayasan Alif Batuputih menggelar kegiatan penjelajahan dan bakti sosial di tiga titik di Kecamatan Batuputih, Jumat (23/10/2020).

Hal itu sebagai kelanjutan dalam memperingati momen Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober kemarin.

Kegiatan itu bertujuan untuk membentuk kepedulian peserta didik di lembaga yang beralamat di Jalan Sumber Tomber, Batuputih Laok, kepada masyarakat yang kurang mampu.

“Hablum minannas penting kita tanamkan pada peserta didik di peringatan HSN 2020,” ujar Malzumul Khair.

Baca Juga: Diskop Sumenep Tutup Sementara Pelayanan Pengajuan Banpres BPUM

Lelaki yang menjabat guru bimbingan konseling (BK) ini menjelaskan, sebelum penjelajahan dilaksanakan, seluruh peserta didik, dewan guru dan staf di lingkungan Al-Iftitahiyah melaksanakan upcara bendera kemudian dilanjutkan dengan ngaji dan nonton bareng (nobar) film Sang Kiai yang disutradarai Rako Prijanto.

Nobar film yang dirilis tahun 2013 tersebut bertujuan memberikan pembelajaran akan perjuangan pesantren, kiai dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan. 

Film yang mengangkat tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari itu dipandang perlu agar peserta didik mafhum akan sejarah dan resolusi jihad.

Alumnus STKIP PGRI Sumenep ini menambahkan, bahwa rangkaian peringatan HSN di lembaganya tidak hanya selesai di tanggal (22/10) saja. Tapi dilanjutkan dengan bakti sosial di tiga titik di Kecamatan batuputih.

EKPLORASI: Peserta didik SMA Al-Iftitahiyah saat peringatan HSN 2020 menjelajahi Bukit Gunung Papan (Ubay Shabaro – Sinergi Sumenep)

“Untuk bakti sosial kita pilih di Desa Batuputih Laok, Batuputih Kenek dan Batuputih Daya,” jelasnya.

Ia berharap, peringatan HSN lebih mengarah pada hal yang berkaitan dengan kemanusian (Humanity). Sebab, masih banyak orang yang kurang mampu yang memerlukan bantuan. Dengan demikian, inisiatif bakti sosial di momen tahun ini akan terealisasi.

“Kami tadi bersama dengan OSIS SMA Al-Iftitahiyah ke tiga titik itu,” tegasnya.

Sesuai dengan surat edaran dari pemerintah daerah (Pemda) pihaknya mengintruksikan seluruh elemen di Yayasan Alif Batuputih selama tiga hari ke depan untuk memakai pakaian khas santri.

“Kita sudah sampaikan untuk tiga hari ke depan pakai baju putih, kopiah dan sarung,” pungkasnya. (us/an/fd)


(*)