Pasang

Peserta WUB di Pamekasan Bisa Dapat Bantuan Alat, Begini Caranya

  • Bagikan
Peserta WUB di Pamekasan Bisa Dapat Bantuan Alat, Begini Caranya
SIMBOLIK: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, saat menerima bantuan CSR untuk Program Wirausaha Baru (WUB) dari Bank BRI setempat (Dok. Sinergi Madura)

PAMEKASANSINERGI MADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur akan memberikan bantuan alat bagi peserta Wirausaha Baru (WUB) sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu kelancaran usaha.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Pamekasan, Abdul Fata menjelaskan, sebelum bantuan alat itu diberikan, pihaknya terlebih dahulu akan melihat perkembangan usaha para peserta WUB usai mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terladu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker). Apakah benar-benar membutuhkan bantuan alat atau tidak.

Pasang

“Atau coba para peserta WUB itu komunikasi dengan para pendamping di setiap kecamatan.  Nanti pendamping yang akan mengomunikasikan dengan OPD atau langsung kepada perusahaan,” jelasnya, Minggu (5/9/2021).

Sejauh ini, kata dia, peserta WUB yang mendapatkan bantuan alat melewati dua cara. Pertama mengajukan proposal bantuan kepada OPD, kedua melalui proses identifikasi langsung sejak mengikuti pelatihan WUB tersebut.

“Misalnya pelatihan jahit, itu diidentifikasi oleh teman-teman pendamping. Dilihat di lapangan, kalau memang benar-benar membutuhkan iya diberikan, atau kita langsung yang turun ke lapangan melihat kondisi yang dibutuhkan ketika pembinaan,” terangnya.

Baca Juga: Tekan Peredaran Rokok Ilegal, BCM Bangun Sinergi dengan Media

WUB merupakan program prioritas Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam di bidang ekonomi. Program itu memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti pelatihan sesuai yang diinginkan. Usai mengikuti pelatihan, Pemkab Pamekasan juga memberikan bantuan modal dengan bunga nol persen.

Pemerintah daerah juga memberi bantuan alat melalui dana CSR bekerja sama dengan beberapa perusahaan. Bahkan, pemasarannya, baik online maupun offline juga difasilitasi untuk memudahkan para pelaku usaha menjual produknya.

Sejauh ini, pelaku usaha yang berasal dari program WUB banyak mendapatkan bantuan alat. Diantaranya usaha pembuatan sepatu, usaha steak keju, usaha kripik, usaha pembuatan sarung dan lain-lain. Bantuan itu berasal dari CSR sejumlah lembaga perbankan.

Forum CSR Kabupaten Pamekasan terdiri dari beberapa lembaga perbankan, tahun ini ketuanya adalah Bank Mandiri. Sementara di jajaran eksekutif terdiri dari semua OPD yang dipimpin oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Pelaku usaha dapat mengajukan permohonan bantuan CSR tersebut kepada OPD terkait, baik Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, DPMPTSP Naker, dan OPD lainnya, atau langsung kepada Bappeda Kabupaten Pamekasan. Sebab semua proposal pengajuan yang masuk ke setiap OPD masih akan diajukan kepada Bappeda.

“Tetapi memang kami lebih mengutamakan yang WUB untuk mendapatkan bantuan CSR,” tutup Fata. (adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *