Polres Sampang Amankan 21 Motor saat Razia Balap Liar

Polres Sampang Amankan 21 Motor saat Razia Balap Liar
BERBAHAYA: Aksi muda-mudi saat melakukan trek-trekan di jalan wilayah hukum Kabupaten Sampang (Zainullah-Sinergi Sampang)

SAMPANG, SINERGI MADURA – Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Sampang melakukan razia di beberapa wilayah yang sering dijadikan tempat balapan liar oleh muda-mudi.

Menurut Kasatlantas Polres Sampang, AKP Ayip Rizal mengungkapkan, dalam operasi tersebut personel Satlantas sempat dibuat kewalahan saat mengejar para pembalap liar.

Ayip menuturkan, dalam operasi ini pihaknya harus menggunakan strategi ekstra untuk dapat menaklukkan aksi muda-mudi yang kerap mengancam nyawa pengendara lain.

Baca Juga: Dugaan Penyimpangan Pengelolaan KM Dinda Jaya I Desa Gersik Putih Masuk Tahap Penyelidikan

"Mereka melakukan trek-trekan tidak melihat waktu, kapan saja dilakukan. Namun yang paling sering kita jumpai sore dan tengah malam," terangnya, Senin (22/2/2021).

Lanjut Kasatlantas Ayib, untuk memberikan efek jera, pihaknya melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku dengan mengamankan kendaraannya. 

Dalam dua pekan ini, sebut dia, polisi berhasil mengamankan sebanyak 21 kendaran motor dari pelaku balap liar yang mayoritas terdiri dari kaum milenial dan belum punya surat izin mengemudi atau SIM.

Selain menilang dan mengamankan kendaraan para pelaku, pihaknya juga memanggil orang tua para pelaku agar menandatangani surat pernyataan atau komitmen untuk tidak mengulangi pelanggaran di jalan umum.

"Kami juga memanggil orang tua pelaku dan menandatangi surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya kembali," tegasnya.

Dari 21 kendaraan yang diamankan, sambung Ayip, saat ini sudah ada 8 pelaku yang menjalankan sanksi. "Untuk kendaraan sisanya masih kami amankan," imbuhnya.

Melihat masih maraknya praktek balap liar di wilayah hukumnya, Kasatlantas Ayip menyatakan bahwa pihaknya akan siap kapan saja memenuhi aduan dari masyarakat bila menemukan muda-mudi melakukan trek-trekan.

"Kami harapkan masyarakat melaporkan kepada Satlantas Polres Sampang, karena untuk meminimalisir hal ini perlu ada sinergitas semua pihak," pesannya.

"Begitupun dengan para orang tua agar terus menjaga anak-anaknya," pungkasnya. (zn/md/fd)


(*)