Pria di Sumenep Nekat Gelapkan Motor Demi Narkoba

Pria di Sumenep Nekat Gelapkan Motor Demi Narkoba
PASRAH: Pelaku berikut barang bukti saat diamankan oleh polisi (Humas Polres Sumenep)

SUMENEP, SINERGI MADURA - Seorang pria bernama Matyani (30) asal Kecamatan Arjasa, Sumenep, Jawa Timur nekat melakukan tindak kriminal penggelapan sepeda motor demi membeli narkotika jenis sabu.

Kejahatan pelaku terungkap setelah seorang korban berinisial HF (27) melapor ke Polsek Kangean lantaran terlapor diduga kuat melakukan tindakan penggelapan motor beat street warna silver miliknya.

"Korban melaporkan tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan sepeda motor miliknya ke Polisi," ungkap Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S dalam keterangan tertulis, Jum'at (8/1/2021).

Di samping itu, kata Widi, seorang perempuan berinisial YL (30) juga memberi informasi sama dengan HF bahwa dirinya menerima gadai motor dari pria yang akrab disapa Mat itu lantaran takut diancam menggunakan senjata tajam.

"Pelaku menggadaikan motor kepada saudari YL dengan cara memaksa dan membawa pedang. Karena merasa takut saudari YL menerima gadai motor itu," bebernya.

Baca Juga: Penetapan Calon Terpilih Pilbup Sumenep Dijadwal Bulan Ini

"Mendengar informasi itu selanjutnya anggota melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut," imbuhnya.

Widi menambahkan, pada saat penggerebekan, Matyani sempat melakukan perlawanan kepada aparat menggunakan sajam. Alhasil, polisi terpaksa melumpuhkan dengan cara menembakkan timah panas ke bagian paha kanan pelaku.

Tak cukup sampai di situ, polisi juga melakukan penggeledahan tempat tinggal pelaku dan ditemukan satu poket klip kecil berisi sabu berat belum ditimbang dan satu buah kaca pipet yang terdapat sisa sabu dibungkus menggunakan tisu yang disimpan di bawah tempat tidur.

"Setelah barang bukti ditemukan kemudian ditunjukkan kepada pelaku dan pelaku mengakui bahwa barang haram itu miliknya," tegasnya.

Atas kasus itu, Korp Bhayangkara berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa 1 unit sepeda motor honda beat warna hitam, 1 poket klip kecil berisi sabu, 1 buah kaca pipet yang terdapat sisa sabu, 1 buah parang dengan panjang 69 cm lengkap dengan sarungnya, 1 buah pedang dengan panjang 81 cm tanpa sarung, dan buah pisau dengan panjang 27 cm lengkap dengan sarungnya.

Saat ini, pelaku berikut BB telah dibawa ke Kantor Polsek Kangean untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Untuk mempertanggung jawabkan perbutannya, pelaku dijerat pasal 378 KUH Pidana Jo Pasal 372 KUH Pidana tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan.

"Pelaku juga dijerat Pasal 114 ayat 1 Subsider Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika," pungkas Widi. (yt/an/fd)


(*)