Pasang

Produk Lokal Sepatu Milik WUB di Pamekasan Tembus ke Luar Jawa

  • Bagikan
Produk Lokal Sepatu Milik WUB di Pamekasan Tembus ke Luar Jawa
BANGGA: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, saat menunjukkan salah satu hasil produk sepatu lokal (Dok. Sinergi Madura)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Program Wirausaha Baru (WUB) gagasan Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Baddrut Tamam mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sebagian besar peserta yang telah mengikuti pelatihan mampu menjalankan usahanya dengan baik.

Salah satu usaha hasil program WUB yang saat ini berjalan adalah UD. Rajjha Makmur Sentosa. Usaha yang bergerak di bidang produksi sepatu tersebut penjualannya telah merambah ke beberapa daerah, tidak hanya di Kabupaten Pamekasan, melainkan telah terjual ke daerah Sampang dan Sumenep bahkan hingga ke luar Jawa.

Pasang

“Kemarin kami sempat mengirim (menjual, red) juga ke daerah Kalimantan. Alhamdulillah sudah banyak produksinya, tapi kami tidak bisa menghitung jumlahnya berapa,” ujar pengrajin sepatu sekaligus Manajer UD. Rajjha Makmur Sentosa, Bahrul, Minggu (5/9/2021).

Baca Juga: Peserta WUB di Pamekasan Bisa Dapat Bantuan Alat, Begini Caranya

Ia mengaku, dirinya mengikuti pelatihan pembuatan sepatu pada tahun 2019 ke daerah Mojokerto berkat fasilitasi yang dilakukan oleh Pemkab Pamekasan. Hasil dari pelatihan itu membuatnya bisa menjalankan usaha yang kini ia tekuni.

“Saya sampaikan terimakasih kepada Bapak Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam. Dan kami juga sampaikan terimakasih kepada Bank Madiri yang telah memberikan bantuan alat kepada kami,” ungkapnya.

WUB merupakan program prioritas Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam di bidang ekonomi. Program itu memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti pelatihan sesuai yang diinginkan, setelah pelatihan selesai Pemkab Pamekasan juga memberikan bantuan modal dengan bunga nol persen.

Pemerintah daerah juga memberi bantuan alat melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) bekerja sama dengan beberapa perusahaan. Bahkan, pemasarannya baik online maupun offline juga difasilitasi untuk memudahkan para pelaku usaha menjual produknya.

“Adanya bantuan itu sangat bermanfaat kepada kami, dan insyaallah kualitas sepatu kami ke depan akan terus semakin bagus,” tegas Bahrul.

Koordinator Fasilitator WUB Pamekasan, Taufikurrahman bersyukur atas banyaknya masyarakat yang saat ini memiliki usaha sendiri setelah mengikuti pelatihan dari program WUB. Sebab, adanya program itu memang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat Pamekasan.

“Sejak adanya program itu, lebih separuh dari peserta WUB bisa menjalankan usahanya, dan termasuk sukses. Tentu kami ikut bersyukur,” akunya. (adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *