Pasang

Puisi-Puisi Subaidi Pratama

  • Bagikan
Puisi-Puisi Subaidi Pratama
Foto: Istimewa

Tempat Liburan

Setiap awal tahun baru
Aku ingat pantai Lombang utara rumahku
Debur ombaknya yang berkejaran
Mengantarkan buih-buih kenangan

Pasang

Daun cemara yang kerap melambai runtuh menjelma permadani
Aku makin tak mengerti berapa jauh jarak pandemi akan dilewati

Pantai-pantai tempat orang liburan menanggung parau, disinggahi bau udang

Di bibir Lombang, bila aku dilanda rindu yang ganas
Pasirmu yang lembut mendadak panas

Aku mengingatmu seperti jalan-jalan ke taman
Tempat orang-orang  memburu sebongkah bantuan

Januari, 2021

Sumekar

Airmata langit itu menggali punggung halaman rumahku.
Sesekali angin mengecup kening daun yang sedang dicumbu kupu-kupu.

Aku menatapnya dari dalam sepi, di atas ranjang.
Bulir-bulir hujan itu menggeliat dan mengalir ke pematang.

Samar-samar aku bayangkan Kota Sumekar, jalan lingkar yang penuh desis ular.

Orang-orang berkumpul di pinggir selokan disaksikan kuda terbang.
Oh inikah kotaku sekarang, rumah bagi air tergenang.

Sumenep, 2021

 

Jalan Pintas

Sesungguhnya jalan yang tak bisa dilewati kaki
Cara menempuhnya adalah dengan hati nurani

Sumenep, 2021

Kuli Tinta

-kepada Hayat

Setiap hari tanpa batas waktu
Kita diajari memeras otak, mengawinkan tema dengan data informasi itu
Kita berusaha sekuat tenaga tanpa menyerah
Meski kadang lupa jalan pulang menuju rumah

Siapa tahu, apa yang kita petik setiap menit
Adalah fajar yang menyingsing di balik bukit

Kita dilahirkan menjadi orang yang sama
Suka minum kopi, merokok apa adanya tanpa mereka kenal semua.

Mungkin akan ada waktu
Membunuh kesengsaraan yang menggelincir sepanjang jalan
Menghunus keraguan dari tangan-tangan yang menantang dan menjatuhkan.

Dan mungkin akan ada waktu
Mengungkap setiap lidah kotor penguasa yang menempel di kaca jendela
Dengan runcing kata-kata tanpa mereka sangka

Penulis: Subaidi PratamaEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *