Pasang

Roadshow Santri Menulis, Cara IPNU Sumenep Meriahkan HSN 2021

  • Bagikan
PC-IPNU-Sumenep,-Roadshow-Literasi,-HSN-2021,-Sumenep,-Berita-Sumenep
BERKHIDMAT: Ketua PC IPNU Sumenep, Zaynollah dalam acara Roadshow Santri Menulis (Dok. Sinergi Madura)

SUMENEP, SINERGI MADURA – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengelar roadshow bertajuk ‘Santri Menulis’.

Acara yang bekerjasama dengan Media Center Sumenep ini rangka menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2021 dengan cara keliling pondok pesantren.

Pasang

Opening kegiatan ini ditempatkan di Pondok Pesantren PP Nurul Islam Karang Campaka Bluto pada Kamis (14/10) kemarin.

Ketua IPNU Sumenep Zaynollah mengatakan, penguatan literasi untuk santri harus terus digalakkan melalui kegiatan keliterasian.

“Kami berkeliling ke beberapa pondok pesantren untuk mendorong giat literasi para santri melalui Roadshow Santri Menulis. Pentingnya edukasi literasi menjadi salah satu konsentrasi kami menyambut hari santri,” katanya, Jumat (15/10/2021).

Zaynollah menambahkan, sesuai dengan rencana awal bahwa pesantren memang menjadi sasaran dalam agenda ini. Sebab, semangat santri tempo dulu dalam merebut kemerdekaan harus terus digaungkan.

“Mengapa santri? Inilah ikhtiar kami untuk terlibat secara aktif hadir mengawal kemajuan kaum sarungan melalui gerakan IPNU IPPNU back to pesantren,” tegas Zaynollah.

Baca Juga: Raih APE 2020, Pemkab Sumenep Komitmen Berdayakan Perempuan dan Anak

Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Sumenep K Yusuf Efendi mengatakan saat membuka acara bahwa, santri itu multitalent banyak hal yang bisa dilakukan.

“Santri itu serba bisa, di pesantren banyak hal terlatih secara alamiah. Apalagi kemudian jika didorong dengan Program Literasi seperti ini. Tinggal bagaimana kemudian gerakan literasi ini masif dari hulu ke hilir,” tuturnya.

“Seperti Gus Dur, seorang santri yang aktif menulis dan membaca di samping juga memperdalam dengan diskusi. Para santri sudah punya figur percontohan,” imbuh dia.

Direktur Media Center Kabupaten Sumenep Syamsuni turut berbangga bisa terlibat langsung dengan kegiatan tersebut khususnya soal literasi kaum santri.

“Apalagi saya juga santri tentu harus beradaptasi dengan perkembangan era yang begitu cepat,” ucapnya, singkat. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *