Pasang

Sasar Para Pengguna Jasa Cukai Wilayah Madura, BCM Gelar Edukasi tentang P3K dan CK-1

  • Bagikan
INTERAKTIF: Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan Cukai dan Dukungan Teknis, Ako Rako Kembaren dan Kabid Pembangunan dan Perlindungan Disperindag Pamekasan, Agus Wijaya saat Talkshow di JTV Madura, Kamis 22 Juli 2021 (Dokumen Sinergi Madura)

PAMEKASAN, SINERGI MADURABea Cukai Madura menggelar kegiatan sosialisasi tentang Permohonan Penyediaan Pita Cukai (P3C) dan Permohonan Pemesanan Pita Cukai (CK-1) untuk para pengguna jasa di wilayah Madura.

Kegiatan yang digelar secara daring (zoom meeting) ini dilakukan untuk memberikan edukasi secara langsung tentang penyediaan dan pemesanan pita cukai kepada para pengguna jasa cukai di wilayah Madura, baik yang baru maupun yang sudah lama.

Pasang

Tampil tiga pemateri dalam kegiatan ini. Materi pertama tentang gratifikasi dan antikorupsi disampaikan oleh Frendi Cahaya. Dilanjutkan pemaparan tentang P3C dan CK-1, juga oleh pegawai Bea Cukai Madura, M Mujiantara.

Sebelum sesi tanya-jawab, Tesar Pratama, salah satu Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Pertama Bea Cukai Madura tampil membawakan materi terkait survei pengguna jasa.

Selanjutnya, sesi tanya-jawab antara pemateri dan para audiens berlangsung cukup interaktif, hangat dan meriah. Di penghujung acara, panitia sengaja memeriahkan kegiatan sosialisasi ini dengan tebak kuis dan sesi foto bersama (dokumentasi).

Kepala Kantor Bea Cukai Madura, Yanuar Calliandra, saat sambutan menyampaikan, kegiatan ini diharapkan dapat membantu para pengguna jasa yang ada di wilayah Madura untuk dapat melakukan P3C dan CK-1 dengan mudah. “Tanpa adanya kesulitan, dan juga sesuai dengan prosedur yang ada,” ucapnya.

Sehingga ke depan, sambung dia, para pengguna jasa tidak lagi mengalami kesulitan dalam melakukan P3C dan CK-1, khususnya para pengguna jasa cukai di Madura.

“Sehingga proses bisnis yang ada di Wilayah Hukum Bea Cukai Madura dapat berjalan dengan lancar dan tujuan organisasi dapat tercapai,” harap Yanuar.

Sebelum menutup keterangan, Yanuar menyampaikan, kegiatan ini sengaja harus digelar secara daring. “Mengingat kasus aktif (COVID-19, red) sedang melonjak tinggi akhir-akhir ini,” katanya.

“Maka mari kita berdoa bersama semoga wabah ini segera berakhir dan tentu kita harus tetap patuh Prokes Covid,” imbuhnya. (adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *