Pasang

Sebanyak 8,8 Miliar DBHCHT di Pamekasan Dialokasikan untuk Peningkatan Kualitas Bahan Baku

  • Bagikan
Alokasi DBHCHT Pamekasan
GIAT: Salahsatu petani di Pamekasan, saat menggarap sawah untuk ditanami bibit tembakau (Dok. Sinergi Madura)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur mengalokasikan 35% Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DHBCHT) tahun 2021 untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Hal ini, diutarakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Produksi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan, Achmad Suaidi. Menurutnya, kalau BLT itu diperuntukkan bagi buruh tani dan buruh pabrik rokok di Bumi Gerbang Salam.

Pasang

Selain itu, lanjut Suaidi, alokasi dana tersebut juga digunakan untuk bantuan sekolah lapang, alat mesin pertanian (Alsintan), dan rehabilitasi jalan produksi. “Selain itu, sebanyak Rp 8,8 miliar dari DBHCHT juga dialokasikan untuk peningkatan kualitas bahan baku,” ungkapnya, Kamis (2/9/2021).

“Pelatihan tembakau melalui sekolah lapang meliputi 10 kelompok tani dan sudah berjalan,” imbuhnya.

Sekolah lapang itu, menurut Suaidi, untuk mengingatkan petani tentang budidaya tembakau yang baik. Sedangkan, alat mesin pertanian (Alsintan) diberikan untuk penanganan panen dan pasca panen mulai dari penjemur, perajang, dan alat pendukung lainnya.

“Minggu ini kita akan salurkan 20 unit mesin rajang. Sementara, untuk rehabilitasi jalan produksi atau akses jalan menuju lahan tembakau, dilakukan untuk memudahkan petani dalam mengakut hasil produksi tembakau,” pungkasnya. (adv)

(*)

Penulis: Ainur RizkyEditor: Wakid Maulana
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *