Pasang

Sejarah Celurit, Senjata Tradisional Khas Suku Madura

  • Bagikan
Sejarah Celurit, Senjata Tradisional Khas Suku Madura
Clurit Madura (Foto: Istimewa)

BUDAYA, SINERGI MADURACelurit merupakan senjata yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari orang Madura, Jawa Timur.

Senjata tradisional berbentuk mirip bulan sabit ini begitu melegenda, hingga setiap orang di Nusantara kenal dengan yang namanya senjata tajam tersebut.

Pasang

Celurit Madura bentuknya hampir sama dengan arit di daerah Pulau Jawa yang biasa digunakan untuk bertani atau berkebun. Hanya saja, bentuknya lebih ramping dengan lingkar lengkung lebih tipis serta memiliki ujung lebih lancip.

Selain itu, pada umumnya celurit Madura diwadahi sarung terbuat dari kulit sapi atau kerbau tebal dan dilengkapi dengan gagang yang terbuat dari kayu.

Baca Juga: Bentuk dan Fungsi Senjata Celurit Madura

Dikutip Sinergi Madura dari sejumlah sumber, awal mula munculnya celurit di pulau Madura, yaitu pada abad ke-18 M. Saat itu, dikenal seorang tokoh Madura yang bernama Sakera (Abdurachman, 1979).

Oleh Belanda, Pak Sakerah diangkat sebagai mandor tebu di Bangil, Pasuruan. Saat itu ia selalu membawa senjatanya yang berbentuk melengkung dalam setiap kesempatan. Karena menjadi ciri khas dari Pak Sakerah sehingga dikenal sebagai celurit atau are’ dan calaret kata orang Madura.

Celurit Madura juga memiliki jenis dan bentuk ciri khas tersendiri. Apa saja itu? akan Sinergi ulas pada artikel selanjutnya.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *