Sopir Ambulans di India Perkosa Pasien Positif Covid-19

Sopir Ambulans di India Perkosa Pasien Positif Covid-19
Foto: indiatimes.com

INERNASIONAL, SINERGI MADURA - Nasib pilu dialami oleh pasien Covid-19 di India. Dalam keadaan nyawa terancam akibat virus Corona, salah satu dari 148 pasien yang dinyatakan positif itu malah menjadi korban pemerkosaan sopir di dalam ambulans yang dikemudikannya.

Perbuatan tak terpuji itu dilakukan oleh terdakwa Noufal V (25), warga asal Kayamkulam, saat korban tak berdaya dan melintasi kawasan sepi di Aranmula Pandalam, negara bagian Kerala Tengah, India, Sabtu (5/9/2020) malam.

Pelaku sengaja mencari jalan lebih jauh dan berbelit-belit agar bisa melancarkan aksinya. 

Baca Juga: Saling Tuding, India dan Cina Masih Berseteru soal Perbatasan Himalaya

Menteri Kesehatan KK Shailaja memberi kecaman keras atas peristiwa tersebut, dan pelaku langsung dipecat oleh perusahaan GVK EMRI yang mengelola layanan ambulans Kaniv 108.

Bupati Pathanamthitta KG Simon menjelaskan bahwa tindak kejahatan terjadi saat pasien dijemput dari kediaman paman korban di Vadakkedathukavu dekat Adoor untuk dibawa ke rumah sakit khusus Covid-19 di Pandalam. 

"Dia pertama kali dijemput dari rumah sekitar jam 10 malam oleh ambulans dan diturunkan di CFLTC, Adoor. Dari sana Noufal menjemputnya bersama wanita lain yang juga dinyatakan Covid-19. Noufal kemudian menurunkan wanita tua itu di CFLTC Kozhancheri dekat Aranmula" ujar Simon, dilansir Sinergi Madura dari indiatimes.com, Rabu (9/9/2020).

Setelah melakukan tindak pemerkosaan di tempat sepi nan terpencil itu, Noufal sempat berusaha melarikan diri.

Beruntung, Polisi berhasil menangkap terdakwa Noufal V (25) yang ketika itu sedang bersembunyi di Pallichira House di Kayamkulam, distrik Alappuzha pada keesokan harinya.(rog/md/fd)


(*)