Sumenep Jadi Lokasi Pelaksanaan Program Upland Komoditas Bawang Merah

Sumenep Jadi Lokasi Pelaksanaan Program Upland Komoditas Bawang Merah
MENDAPAT KEHORMATAN: Bupati Sumenep (kanan) menunjukkan perjanjian hibah daerah (PHD) Program Upland (Dokumen - Sinergi Madura)

SUMENEP, SINERGI MADURA - Kabupaten Sumenep menjadi salah satu daerah yang terpilih sebagai lokasi pelaksanaan program Upland komoditas bawang merah.

Upland ini merupakan proyek pengembangan sistem pertanian terpadu di daerah dataran tinggi untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani melalui pembangunan, peningkatan infrastruktur lahan dan air, sistem pertanian modern serta penanganan pasca panen.

“Yang jelas, Upland merupakan program yang memotivasi daerah untuk peningkatan produksi dan produktivitas pertanian,” ucap Bupati Sumebep, Achmad Fauzi, Kamis (25/03/2021).

Bupati Fauzi mengungkapkan, Kabupaten Sumenep merupakan daerah penyangga ibu kota berbasis pertanian. Sehingga pihaknya berharap, pelaksanaan program Upland ini akan mendapat dukungan dari seluruh pihak, terutama pemerintah di tingkatan provinsi maupun pusat.

Orang nomor satu di Kota Sumekar ini mengaku sangat gembira lantaran kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Madura ini terpilih sebagai lokasi pelaksanaan program Upland. "Semoga berjalan dengan baik," harapnya.

BACA JUGA: Bersiap Hadapi Era Bonus Demografi, Guru dan Siswa di MTs An- Nur Banyuates Dapat Pelatihan dari Prodi Pendidikan IPA Unijoyo Madura

Sesuai dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Sumenep periode 2021-2024, program Upland ini menurutnya akan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis kawasan dari hulu ke hilir.

"Mudah-mudahan pelaksanaan program ini nanti benr-benar efektif dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat Sumenep,” ucapnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep, Arif Firmanto, dana hibah Upland ini diperoleh melalui proses seleksi pemaparan proposal dari kabupaten kepada pemerintah pusat sesuai potensi komoditas unggulan daerah. 

“Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui program Upland mendapat dana hibah, totalnya mencapai Rp 52.874.640.000,” sebut Kadis Arif Firmanto. 

Sekadar diketahui, Bupati Achmad Fauzi telah menandatangani Perjanjian Hibah Daerah (PHD) untuk program Upland antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Sumenep di Jakarta pada Rabu (24/03) lalu.

Kabupaten yang terpilih menjadi lokasi penerapan program Upland di Indonesia, antara lain Banjarnegara, Lebak, Garut, Tasikmalaya, Subang, Minahasa Selatan, Gorontalo, Lombok Timur, Purbalingga, Malang, Magelang, Sumenep, Sumbawa dan Cirebon. (bd/md/fd)


(*)