Pasang

Sumenep Promosikan Upacara Adat Sintong di Anjungan Jatim TMII Jakarta

  • Bagikan
Sumenep Promosikan Seni Budaya Upacara Adat Sintong di Anjungan Jatim TMII Jakarta
Sumenep Promosikan Seni Budaya Upacara Adat Sintong di Anjungan Jatim TMII Jakarta

SUMENEP, SINERGI MADURA – Kabupaten Sumenep, Jawa Timur melalui Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) menyuguhkan penampilan spektakuler dalam Pagelaran Seni Budaya Daerah di Anjungan Jatim Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Minggu (26/9/2021).

Di kesempatan ini, Kabupaten Sumenep mempromosikan pagelaran Upacara Adat Sintong dengan tajuk “Pengantin Pesisir”. Sintong sendiri merupakan ragam ekspresi seni yang berasal dari Dusun Batang, Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep.

Pasang

Di dalamnya menampilkan perpaduan unsur seni tari, musik dan vokal menjadi alunan unik yang memuat pujian kepada Tuhan Semesta Alam dan juga sanjungan kepada baginda Nabi Muhammad SAW.

“Inti filosofi dari Sintong adalah menjaga dan merawat hubungan antara manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia dan manusia dengan alam semesta,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disparbudpora Sumenep, Robi Firmansyah.

Pihaknya bangga karena tahun ini Kabupaten Sumenep mendapatkan kesempatan untuk mempromosikan agenda tahunan pagelaran seni budaya dan produk unggulan se-Jatim yang dihadiri oleh pejabat Pemprov Jatim.

Baca Juga: Bangkit di Tengah Pandemi, Pemuda Asal Dungkek Ini Sukses Rintis Usaha Ayam Geprek

Hadir dalam momen meriah ini Wakil Bupati Sumenep, Hj Dewi Khalifah beserta perwakilan pejabat di limgkungan Pemkab Sumenep.

Kegiatan ini, kata dia, merupakan agenda tahunan yang difasilitasi Badan Penghubung Daerah Pemprov Jatim untuk menampilkan karya seni budaya dan produk unggulan se-Jatim di tingkat nasional.

“Selain itu, Sumenep juga menghadirkan Pameran produk unggulan Potensi UKM khas Kabupaten Sumenep, di antaranya adalah makanan khas, kerajinan dan batik Madura,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, Hj Dewi Khalifah dalam sambutannya menyampaikan, Kabupaten Sumenep dikaruniai potensi sumber daya alam, tradisi, sejarah dan budaya yang sangat luar biasa.

Dirinya meminta supaya potensi kekayaan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, dia juga meminta agar masyarakat khususnya di Kabupaten Sumenep agat terus menjaga dan melestarikan seni budaya yang ada di kabupaten ujung timur Pulau Madura ini.

“Harus dikenalkan kepada masyarakat luas, agar menjadi daya tarik serta juga sebagai wujud pelestarian seni dan budaya di Kabupaten Sumenep. Sehingga juga meningkatkan kualitas produk seni dan budaya,” katanya.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *