Tambah 7 Sekaligus, Positif Corona di Banyuwangi Kini Mencapai 20 Orang

Tambah 7 Sekaligus, Positif Corona di Banyuwangi Kini Mencapai 20 Orang
Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur (Sumber Gambar: Dinkes Banyuwangi)
BANYUWANGI, SINERGI MADURA – Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono mengumumkan, jumlah pasien terkonfirmasi Covis-19 di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur bertambah 7 orang sekaligus, Sabtu (13/6/2020) malam.
 
Dokter Rio, akrab disapa, mengatakan, penambahan 7 kasus positif Covid-19 tersebut berdasarkan hasil swab gratis terhadap anak buah kapal (ABK), sejumlah karyawan/karyawati di PT Pupuk Kaltim, Akademi Penerbangan Indonesia (API), dan sebuah perusahaan swasta yang ada di Banyuwangi.
 
"Hari ini ada hasil 16 swab yang dikirim ke Kabupaten Banyuwangi. Hasilnya 7 dinyatakan positif Covid-19 dan 9 dinyatakan negatif hasil uji swab-nya," katanya.
 
Tujuh orang tersebut selanjutnya disebut sebagai pasien 14 hingga 20. Empat orang pasien dari nomor 14 hingga 17 merupakan ABK yang bertugas di pelabuhan Ketapang-Gilimanuk.
 
 
Mereka semua laki-laki. Secara terperinci dr Rio menyebutkan, pasien 14 berusia 26 tahun asal Kecamatan Kalipuro, pasien 15 dengan usia 37 juga warga Kecamatan Kalipuro. Kemudian pasien 16 bersia 25 tahun asal Kecamatan Wongsorejo, dan pasein 17 dengan usia 31 tahun adalah warga Kelurahan Taman Baru Kecamatan Banyuwangi Kota.
 
Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19, dr Widji Lestariono (Foto: Rendra - Sinergi Jatim)
Lanjut, 1 orang pasien nomor 18 adalah seorang karyawati yang bekerja di PT Pupuk Kaltim, warga asal Kecamatan Banyuwangi Kota. Kemudian 1 orang lagi karyawan swasta asal Kecamatan Srono, "sebagai pasien 19," timpalnya.
 
Sementara pasien 20, sambung dia, adalah karyawan Akademi Penerbangan Indonesia (API) yang tercatat sebagai penduduk Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. "Selama di Banyuwangi (dia) tinggal di Sukowidi Kecamatan Ketapang," ungkapnya.
 
Saat ini, kata Rio, tim dari puskesmas Banyuwangi sedang melakukan tracing terhadap 7 pasien positif Corona tersebut. "Untuk menginventarisir kontrak erat, sekaligus akan dilakukan pemeriksaan," tukasnya lebih lanjut.
 
Sebelum mengakhiri keterangan, Rio mengatakan, semua pasien tersebut sedang dalam proses rujuk isolasi. 4 diantaranya akan dirawat di RSUD Blambangan, 2 pasien lainnya di RSI Fatimah dan 1 orang lagi akan dirawat isolasi di RSUD Genteng. (rd/md/fd)
(*)