Pasang

Tampil di Karimata FM, BCM dan Disperindag Pamekasan Tegaskan Soal Pembangunan KIHT di Desa Gugul

  • Bagikan
EKSLUSIF: Kasi Pelayanan dan PKCDT BCM, Ako Rako Kembaren bersama Kadisperindag Achmad Syaifudin, saat menjadi pemateri di acara Talkshow Radio Karimata FM (Dokumen Sinergi Madura)

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Kepala Seksi Pelayanan dan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis (PKCDT), Ako Rako Kembaren, bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Achmad Syaifudin tampil jadi pemateri dalam acara talkshow interaktif di Radio Karimata FM, Sabtu (25/9/2021).

Keduanya menjelaskan tentang realisasi Pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di wilayah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Pasang

Kepala Disperindag Pamekasan, Achmad Syaifudin, mengatakan, kalau rencana pembangunan KIHT bukanlah sekadar isapan jempol. Pusat KIHT akan dibangun di tanah milik Pemerintah Gerbang Salam, Pamekasan, tepatnya di Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan.

Baca Juga: BPSDMP Surabaya Dukung Program WUB Pemkab Pamekasan

Kawasan Desa Gugul dipilih karena menurut Kadis Syaifudin, selain lokasinya strategis, dekat dengan jalan provinsi dan pelabuhan, kawasan tersebut juga memiliki lahan yang cukup luas.

“KIHT ini bertujuan untuk memperbaiki perekonomian Pamekasan, sebab akan membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara Kasi Pelayanan dan PKCDT BCM, Ako menambahkan, bahwa salah satu potensi tembakau Pamekasan adalah cukup baik sebagai bahan baku rokok legal.

Sehingga ke depan, kata dia, Pamekasan akan tercatat sebagai daerah penghasil tembakau yang produktif dan memberikan banyak kontribusi untuk penerimaan negara.

“Kawasan Industri Hasil Tembakau ini dibentuk sebagai upaya preventif mencegah peredaran rokok ilegal,” timpalnya.

“Bea Cukai berharap, dengan adanya kawasan ini nanti akan benar-benae mampu memberantas rokok ilegal di Pamekasan,” tegasnya sekali lagi.

Talkshow berlangsung selama kurang lebih satu jam. Selain sesi penyampaian materi, pihak Karimata FM juga menyediakan sesi tanya jawab langsung dengan para pendengar seputar rencana pembangunan KIHT. (adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *