Pasang

Tiga Alat Musik Tradisional di Madura yang Masih Lestari

  • Bagikan
Tiga Alat Musik Tradisional di Madura yang Masih Lestari
Festival musik tong tong (Foto: NusantaraNews)

BUDAYA, SINERGI MADURA – Setiap daerah memiliki alat musik tradisional yang beragam. Seiring perkembangan zaman, sejumlah alat musik itu sudah mulai mengikis alias tak dimainkan.

Meski demikian, masih terdapat beberapa alat musik tradisional yang dilestarikan hingga sekarang.

Pasang

Berikut 3 alat musik tradisional khas Pulau Madura yang masih eksis;

1. Saronen

Merupakan alat musik yang sudah ada dan berkembang dalam waktu yang cukup lama di Pulau Madura. Alat musik ini memiliki satu ciri khas, yaitu terdapat sembilan instrumen.

Sebagian ahli menyimpulkan bahwa sembilan instrumen ini berasal dari filosofi Islam yaitu kepanjangan dari kalimat pembuka Alquranul Karim.

Baca Juga: Ihwal Munculnya ‘Saronen’ di Madura, Ada Hubungan dengan Walisongo

2. Tong-Tong

Alat musik ini mirip seperti kentongan yang mungkin sering kita lihat di pos ronda. Alat ini mudah kita temui ketika ada acara pawai, sebab sangat kerasa terdengar karena berfungsi sebagai pemecah suasana sunyi.

Alat musik ini mengalami perkembangan, hingga dipakai dalam kesenian orkestra musik dan ensambel musik jenis lain misalnya pada musik kelengan dan musik ludruk.

3.  Ul-Daul

Alat musik yang tidak asing bagi masyarakat Madura terutama daerah Sumenep. Dimana dulu hanya digunakan sebagai kentongan untuk membangunkan warga-warga sekitar saat waktu sahur di bulan Ramadan. Namun saat ini sudah mulai digunakan sebagai perkusi yang juga dilengkapi oleh alat musik tradisional lainnya. Karena kepopulerannya, dianggap sebagai alat musik perkusi etnik.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *