Pasang

Tingkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat, Pemkab Pamekasan Beri Masyarakat Pelatihan Kerja Gratis

  • Bagikan
Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPMPTSP-Naker Kabupaten Pamekasan, Supriyanto, di ruang kerjanya (Ainur Rizky Sinergi Pamekasan)

 

PAMEKASAN, SINERGI MADURA – Melalui sejumlah program yang dicanangkan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan Madura, Jawa Timur terus melakukan upaya untuk meningkatkan taraf ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di tengah Pandemi Covid-19, yakni dengan memberikan fasilitas pelatihan kerja gratis.

Pasang

Selain fasilitas pelatihan kerja gratis, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah bantuan alat dan modal dengan bunga nol persen selama setahun. Bahkan fasilitas pemasaran, mulai pemasaran offline hingga pemasaran online juga telah dipersiapkan.

Berbagai upaya tersebut tertampung dalam program wira usaha baru (WUB) dimana untuk tahun 2021 ini, pemerintah menargetkan sebanyak 1.600 peserta pelatihan sesuai bidang yang mereka inginkan.

Secara keseluruhan, peserta pelatihan yang terdiri dari pelatihan produksi sarung, songkok, makanan ringan, rokok dan pelatihan lain dalam program WUB ini ditargetkan sebanyak 10.000 pengusaha baru selama kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam.

Bulan September 2021 depan, pelatihan yang akan berlangsung diantaranya adalah pelatihan produksi rokok. Masyarakat yang berminat dapat mendaftarkan diri ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker) Pamekasan atau melalui fasilitator wira usaha baru (WUB) di tingkat desa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMPTSP Naker Pamekasan, Supriyanto, mengungkapkan, pelatihan ini menargetkan sebanyak 220 peserta dengan 12 paket pelatihan. Para peserta akan dilatih mulai proses awal pembuatan rokok hingga finishing (packaging) sehingga mereka benar-benar paham dan siap untuk menjalankan perusahaan produksi rokok.

“Kita telah menjalin kerja sama dengan beberapa pabrik rokok, kita langsung latih di pabrik rokok, nanti kita upayakan yang telah mengikuti pelatihan diturunkan di beberapa pabrik rokok di Pamekasan,” katanya, Rabu (18/8/2021).

Mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pamekasan itu megutarakan, sejatinya pelaksanaan pelatihan ini akan direalisasikan Agustus 2021 lalu, namun rencana itu terkendala perubahan penganggaran dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Sebelum mengakhiri keterangan, pihaknya menyampaikan harapan agar target waktu pelaksanaan pada September mendatang dapat benar-benar terealisasi sesuai harapan.

“Kami berharap pelatihan ini berjalan lancar sesuai harapan, sehingga nantinya benar-benar bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Pamekasan,” pungkasnya. (adv)


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *