Pasang

TMMD ke-112 Kodim 0826 Lebih Dekat dengan Masyarakat

  • Bagikan
TMMD ke-112 Kodim 0826 Lebih Dekat dengan Masyarakat
POSE BERSAMA: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam (tengah, pakai rompi) tunjukkan semangat kebersamaan usai acara pembukaan program TMMD ke-112 di Peringgitan Dalam, Mandhapa Aghung Ronggosukowati (Dokumen Sinergi Madura)

PAMEKASANSINERGI MADURA – Kodim 0826 Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar acara pembukaan program Tentana Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112, bertempat di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Rabu (15/9/2021).

Acara pembukaan TMMD dengan tema ‘TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri’ ini dihadiri langsung oleh Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo dan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Pasang

Selanjutnya, Komanda Herman didampingi pasukan Kodim 0826 dan forkopimda setempat menuju sasaran lokasi kegiatan  TMMD ke-112 di Dusun Pongpongan Desa Rangperang Daya Kecamatan Proppo, Pamekasan.

Dia berharap, hasil dari program TMMD yang berupa pengeboran, pemavingan, renovasi rumah tak layak huni serta pembangunan lain ini dapat benar-benar bermanfaat dan dipelihara baik oleh masyarakat.

“Karena tujuan dari program ini memang tak lain untuk memberikan kenyamanan dan kesejahteraan untuk masyarakat,” terangnya saat berada di lokasi.

Target program TMMD ke-112 ini menurutnya tidak perlu muluk-muluk. “Hasilnya bisa dinikmati oleh masyarakat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bentuk bangunan, bentuk proyek itu sudah direncanakan dengan baik,” tandasnya.

Syukur-syukur, lanjut dia, masyarakat bisa berpartisiasi dalam pelaksanaan pembangunan desa tersebut guna meninggatkan semangat gotong royong yang menjadi budaya luhur bangsa Indonesia yang saat ini seperti mulai pudar di tengah tengah masyarakat.

“Karena ini kepentingan masyarakat, diharapkan kerja sama, gotong royong, masyarakat itu membantu dalam pelaksanaannya, karena sifat kegotong-royongan kita merupakan budaya yang sudah sejak dulu,” tuturnya.

Ia berharap, melalui program ini TNI bisa lebih dekat dengan masyarakat agar segala sesuatu yang menjadi persoalan di tingkat bawah bisa teratasi dengan baik. anpa ada gejolak yang berarti berkat menumbuhkan semangat gotong royong tersebut.

“Selama sesuatu itu dapat dikerjakan secara gotong royong, maka semuanya akan cepat selesai. Ikhlas tanpa ada beban dan merasa tertekan,” pungkasnya.


(*

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *