Pasang

Tuntas! Spanyol Cegat Asa Italia di Hadapan Publiknya Sendiri

  • Bagikan
Topic: UEFA National League 2021

SPORT, SINERGIADURA – Tuntas, akhirnya tim Matador, Spanyol berhasil mencegat asa Italia, sang juara Eropa 2020, di hadapan 33.524 pendukungnya sendiri. Misi balas dendam Sergio Ramos dkk terbayar di Sansiro, Kamis (7/10/2021) dini hari tadi.

Skuad Gli Azzuri, Italia harus gigit jari setelah dua gol Ferran Torres pada babak pertama hanya mampu dibalas dengan samata wayang gol Lorenzo Pellegrini menjelang peluit panjang ditiup oleh wasit pertandingan.

Pasang

Kemenangan ini secara otomatis mengantarkan La Furia Roja bebas melenggang ke partai final UEFA National League 2021-2022, tinggal menunggu pemenang semifinal lainnya, Belgia versus Prancis, Jumat (8/9) dini hari besok, pukul 01.45 WIB.

Babak Pertama

Kesebelasan tim Spanyol memasuki lapangan hijau disambut riuh gemuruh supporter tuan rumah, Italia. Akan tetapi, sorakan pendukung Gli Azzuri itu tidak membuat Sergio Busquets dkk gentar untuk meladeni skuad tim Biru Langit.

Kekalahan pada fase yang sama dalam gelaran kompetisi tingkat Eropa tahun 2020 lalu tak ingin mereka ulang. Di hadapan puluhan ribu penonton yang memadati Stadion San Siro, Milan, skuad tim Matador tunjukkan rasa percaya diri tinggi.

La Furia Roja mengawali pertandingan dengan semangat berlipat dan langsung menguasai jalannya pertandingan. Hanya berselang 17 menit sejak Wasit Sergei Karasev meniup peluit tanda dimulainya pertandingan, Spanyol sudah memimpin skor.

Adalah Ferran Torres yang mencatatkan namanya di papan skor. Pemain muda asal klub Manchester City ini menghajar gawang Gianluigi Donnarumma setelah menerima umpan manis dari Mikel Oyarzabal. Spanyol unggul 1 – 0.

Permainan dengan tempo tinggi Spanyol harus diredam oleh pagar betis tim Italia. Leonardo Bonucci dkk terus berjuang ekstra untuk menutup areal gawangnya dari gempuran berbahaya Ferran Torres dkk.

Kemelut pun tak dapat dihindari, akut serangan yang dilancarkan Spanyol membuat bek tangguh Bonucci harus menerima kartu kuning kedua karena dianggap melakukan pelanggaran keras atas skuad tim Biru Langit. Bonucci pun harus rela keluar lapangan lebih dulu pada menit ’42 babak pertama.

Tersisa 10 pemain di kubu Itali, tim Spanyol pun memanfaatkan kesempatan ini. Terus tampil menyerang hingga menit ke-45 dan, berkat kerjasama apiknya dengan Mikel Oyarzabal, Ferran Torres pun berhasil sumbang gol kedua untuk timnya. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Baca Juga: Hingga Pekan ke-7 Serie A Italia, Inilah 3 Klub yang Belum Terkalahkan

Babak Kedua

Sadar timnya dalam situasi tertekan, pelatih Italia, Roberto Mancini, segera berinisiatif dengan melakukan pergantian pemain. Bek kokoh nan sarat pengalaman, Giorgio Chiellini, masuk lapangan hijau menggantikan rekan setimnya di Juventus, Federico Bernardeshi.

Mancini coba terus memotivasi anak-anak asuhnya dari pinggir lapangan pertandingan. Italia pun mulai bangkit dan mendominasi jalannya permainan. Mereka tampil cukup spartan seolah-olah lupa bahwa mereka hanya bermain dengan sepuluh orang.

Tampak dari gestur dan ekspresinya, Roberto Mancini seolah terus menginstruksikan pasukannya agar terus tampil menyerang.

Tak puas dengan hasil yang nihil, Sang Pelatih kembali melakukan pergantian pemain pada menit ke-58. Eks bintang Lazio era 2000 itu menarik keluar Lorenzo Insigne dan Marco Verratti secara bersamaan. Duo bintang muda Juventus, Manuel Locatelli dan Moise Kean masuk guna menambah daya gedor lini serang Italia.

Waktu terus berjalan, Roberto Mancini seperti panik dan lagi-lagi melakukan pergantian pemain untuk yang ketiga kalinya. Berselang hanya 6 menit, tepatnya pada menit ’64, ia menarik Jorginho dan memasukkan Lorenzo Pellegrini.

Upaya Mancini perlahan menunjukkan kualitasnya sebagai pelatih. Sejumlah pola serangan ia terapkan dan, akhirnya prajurit Gli Azzuri mampu memperkecil ketinggalan pada menit ’83. Pemain pengganti Jorginho, Lorenzo Pellegrini sukses menceploskan bola ke gawang Spanyol. Skor 2-1, dan stadion Sansiro pun sambut gol semata wayang Italia dengan sorak dan gemuruh.

Sisa waktu 7 menit waktu normal, rupanya tim Matador masih memilih untuk bertahan. Sergio Ramos dkk lebih memilih bermain aman dengan penguasan bola yang tinggi. Bahkan hingga 7 menit tambahan waktu, skuad La Furia Roja tetap jaga keunggulan di lini pertahanan.

Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 1 – 2 untuk Spanyol tetap tidak berubah. Segenap punggawa tim Matador beserta official pelatih di tribun Sansiro pun mulai bersorak merayakan kemenangan.

Spanyol sukses menuntaskan dendam sekaligus mencegat asa Italia menatap laga final!

Susunan Pemain

Italia: ( GK ) Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo, Leonardo Bonucci (c), Alessandro Bastoni, Emerson; Nicolo Barella (Davide Calabria 72′), Jorginho (Lorenzo Pellegrini 64′), Marco Verratti (Manuel Locatelli 58′); Federico Chiesa, Federico Bernardeschi (Giorgio Chiellini 46′), Lorenzo Insigne (Moise Kean 58′).

Spanyol: ( GK ) Unai Simon; Cesar Azpilicueta, Aymeric Laporte, Pau Torres, Marcos Alonso; Koke (Mikel Merino 75′), Sergio Busquets (c), Gavi (Sergi Roberto 84′); Pablo Sarabia (Bryan Gil 75′), Ferran Torres (Yeremi Pino 49′), Mikel Oyarzabal.


(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *